Skip to main content
Back

IDB: Pejabat Fed Hawkish dan Data Tenaga Kerja AS Mengecewakan

5 Agustus, 2021

Global – Pasar saham AS melemah setelah Wakil Gubernur The Fed Richard Clarida mengatakan The Fed dapat mulai mengurangi stimulus, dimulai dengan pengumuman tapering di akhir 2021 dan kenaikan suku bunga di 2023. Di sisi lain Clarida berpendapat naiknya kasus COVID-19 menjadi risiko terhadap outlook tersebut. Indeks S&P 500 ditutup turun 0.46% dan imbal hasil UST 10Y naik dari 1.17% ke 1.18%. Sementara itu data ekonomi yang dirilis di AS adalah ADP employment change mencatat 330 ribu pekerja baru di Juli, lebih rendah dari ekspektasi 690 ribu. 

Asia – Pasar saham China menguat setelah media China yang sebelumnya mengkritik industri game mengeluarkan artikel baru yang lebih lunak. Saham sektor video game rebound pasca artikel tersebut dan indeks CSI 300 menguat 0.9%. Penguatan juga terjadi di pasar Korea Selatan dan Taiwan didukung penguatan saham semikonduktor. Secara keseluruhan indeks MSCI Asia Pacific ditutup naik 0.27%. Data Caixin PMI jasa China naik ke 54.9 di Juli dari sebelumnya 50.3. 

Indonesia – IHSG menguat 0.46% dengan investor asing mencatat pembelian bersih IDR359 miliar. Pasar obligasi juga ditutup naik 0.10% dengan imbal hasil obligasi pemerintah 10Y turun dari 6.26% ke 6.25%. Pasar menantikan data PDB Indonesia Q2, di mana konsensus memperkirakan pertumbuhan 6.72% YoY. 

 

Unduh Dokumen

  • IDB: Sentimen global dibayangi pergeseran ekspektasi pemangkasan suku bunga

    Investment Daily Bread

    Baca selengkapnya
  • Seeking Alpha April 2024: Memahami dinamika & volatilitas pasar terkini

    Seeking Alpha

    Baca selengkapnya
  • IDB: Sentimen global masih mendominasi pasar finansial domestik

    Investment Daily Bread

    Baca selengkapnya
Lihat semua

Pastikan untuk membeli Reksa Dana Manulife melalui MAMI atau mitra distribusi kami. Waspada modus penipuan mengatasnamakan MAMI. Selengkapnya

View more

Pastikan untuk membeli Reksa Dana Manulife melalui MAMI atau mitra distribusi kami. Waspada modus penipuan mengatasnamakan MAMI. Selengkapnya

View more
Confirm