Skip to main content
Back

Naiknya yield SRBI menekan pasar obligasi

28 November 2025


Global

Pasar saham Amerika Serikat tutup merayakan Thanksgiving. 

Asia

Pasar saham kawasan Asia mencatat penguatan, dengan indeks MSCI Asia Pacific naik +0.21% dan sektor teknologi mencatat penguatan tertinggi. Optimisme pemangkasan suku bunga The Fed menjadi pendorong sentimen di pasar, berbalik dari kekhawatiran di pekan lalu terkait valuasi sektor teknologi yang terlalu tinggi. Sementara itu bank sentral Jepang masih terbuka terhadap potensi kenaikan suku bunga lanjutan setelah data inflasi Tokyo tetap tinggi di 2.7% YoY. Sementara itu saham properti di China melemah setelah emiten developer properti Vanke mengajukan proposal untuk menunda pembayaran obligasi, yang kembali meningkatkan kekhawatiran pasar terhadap kondisi sektor properti di China.


Indonesia
Pasar saham domestik mencatat kinerja negatif dengan indeks IDX80 -1.28% dan IHSG -0.65%. Sektor konsumer non-siklikal melemah terdalam sementara sektor properti menguat tertinggi. Investor asing mencatat penjualan bersih IDR283 miliar di pasar saham. Indeks obligasi BINDO juga ditutup turun -0.11% dengan imbal hasil SBN 10Y naik dari 6.24% ke 6.28%. Kenaikan yield terjadi seiring naiknya imbal hasil SRBI 12-bulan dalam lelang Rabu yang naik ke 4.85% dari sebelumnya 4.73%. Sementara itu nilai tukar Rupiah menguat +0.11% terhadap USD ke level 16643.





Unduh Dokumen

28 November 2025


Global

Pasar saham Amerika Serikat tutup merayakan Thanksgiving. 

Asia

Pasar saham kawasan Asia mencatat penguatan, dengan indeks MSCI Asia Pacific naik +0.21% dan sektor teknologi mencatat penguatan tertinggi. Optimisme pemangkasan suku bunga The Fed menjadi pendorong sentimen di pasar, berbalik dari kekhawatiran di pekan lalu terkait valuasi sektor teknologi yang terlalu tinggi. Sementara itu bank sentral Jepang masih terbuka terhadap potensi kenaikan suku bunga lanjutan setelah data inflasi Tokyo tetap tinggi di 2.7% YoY. Sementara itu saham properti di China melemah setelah emiten developer properti Vanke mengajukan proposal untuk menunda pembayaran obligasi, yang kembali meningkatkan kekhawatiran pasar terhadap kondisi sektor properti di China.


Indonesia
Pasar saham domestik mencatat kinerja negatif dengan indeks IDX80 -1.28% dan IHSG -0.65%. Sektor konsumer non-siklikal melemah terdalam sementara sektor properti menguat tertinggi. Investor asing mencatat penjualan bersih IDR283 miliar di pasar saham. Indeks obligasi BINDO juga ditutup turun -0.11% dengan imbal hasil SBN 10Y naik dari 6.24% ke 6.28%. Kenaikan yield terjadi seiring naiknya imbal hasil SRBI 12-bulan dalam lelang Rabu yang naik ke 4.85% dari sebelumnya 4.73%. Sementara itu nilai tukar Rupiah menguat +0.11% terhadap USD ke level 16643.





Unduh Dokumen

  • Monthly Market Review Juni 2026

    Monthly Market Review

    Baca selengkapnya
  • Seeking Alpha Juli 2026: Stabilitas dan konsistensi kebijakan jadi harapan penopang kinerja pasar

    Seeking Alpha

    Baca selengkapnya
  • IWH: Data ekonomi domestik mengecewakan

    Investment Weekly Highlights

    Baca selengkapnya
Lihat semua
Siaran Pers

Manulife Wealth & Asset Management Akuisisi Schroders Indonesia. Selengkapnya.

View more