Skip to main content
Back

The Fed indikasikan suku bunga tetap bertahan di level tinggi

28 Agustus, 2023

​Pekan lalu​

 

Pasar saham global bergerak fluktuatif pekan lalu dipengaruhi oleh optimisme di sektor teknologi serta kekhawatiran menantikan pernyataan Ketua The Fed Jerome Powell di akhir pekan. Perusahaan teknologi Nvidia memproyeksikan pendapatan yang lebih tinggi dari perkiraan pasar didukung oleh permintaan prosesor untuk Artificial Intelligence. Kondisi ini turut menjadi katalis bagi sektor teknologi yang dalam rantai pasokan AI. Sementara itu Jerome Powell pada simposium Jackson Hole menyatakan bahwa kebijakan ketat dapat dipertahankan lebih lama dan bank sentral akan berhati-hati dalam melakukan penilaian mengenai apakah akan menaikkan suku bunga lagi. Indeks S&P 500 ditutup naik 0.82% pekan lalu dan imbal hasil UST 10Y turun dari 4.25% ke 4.23%. 

 

Pasar saham kawasan Asia bergerak fluktuatif menantikan pernyataan dari Jerome Powell pekan lalu. Pasar China melemah dibayangi pesimisme investor terhadap outlook ekonomi di tengah kondisi deflasi, pengangguran usia muda, dan masalah likuiditas di sektor properti. Pelonggaran moneter yang dilakukan bank sentral China juga mengecewakan pasar, di mana suku bunga dasar pinjaman 5Y dipertahankan di 4.2% vs perkiraan pasar turun menjadi 4.05%, sementara suku bunga dasar pinjaman 1Y turun 10 basis poin menjadi 3.45% vs perkiraan pasar turun menjadi 3.40%. Sementara itu kinerja indeks tertopang oleh sektor teknologi yang mencatat kinerja positif didukung proyeksi bullish Nvidia terhadap AI. Indeks MSCI Asia Pacific ditutup naik 0.22% pekan lalu. 

 

Di domestik, transaksi berjalan pada 2Q mencatatkan defisit sebesar USD 1.90 miliar atau 0.5% dari PDB. Angka ini lebih rendah dibandingkan dengan perkiraan pasar defisit sebesar USD268 juta. Defisit tersebut disebabkan oleh penurunan harga komoditas, perlambatan ekonomi global dan berlanjutnya perbaikan ekonomi domestik. Bank Indonesia mempertahankan suku bunga acuan di 5.75% sesuai dengan ekspektasi pasar, dan mengindikasikan fokus kebijakan saat ini adalah menjaga stabilitas Rupiah. IHSG ditutup naik 0.52% pekan lalu dengan sektor material mencatat kinerja terbaik, sementara sektor teknologi melemah terdalam. Investor asing mencatat jual bersih IDR2.7 triliun, dipengaruhi oleh transaksi crossing saham GEMS senilai IDR2.67 triliun di pasar negosiasi. Pasar obligasi melemah 0.46% dengan imbal hasil obligasi pemerintah 10Y bertahan di kisaran 6.52%.


Pekan ini

Pekan ini pasar akan memperhatikan rilis data ekonomi Amerika Serikat yang dapat mempengaruhi pandangan pasar terhadap arah kebijakan suku bunga The Fed. Jumlah pekerja baru di data nonfarm payroll diperkirakan turun ke 168 ribu di Agustus dari 187 ribu di bulan sebelumnya. Sementara itu inflasi PCE diperkirakan naik ke 3.3% YoY dari sebelumnya 3.0%.

 

Di kawasan Asia pasar akan memperhatikan data PMI China. PMI manufaktur diperkirakan tetap kontraksi di 49.1, sementara PMI non-manufaktur tetap di zona ekspansi 51.1. Di pasar domestik, inflasi umum Agustus diperkirakan naik ke 3.32% YoY, sementara inflasi inti turun ke 2.30% YoY.    

 

 

 

Unduh Dokumen

 

 

  • IDB: Sentimen global dibayangi pergeseran ekspektasi pemangkasan suku bunga

    Investment Daily Bread

    Baca selengkapnya
  • Seeking Alpha April 2024: Memahami dinamika & volatilitas pasar terkini

    Seeking Alpha

    Baca selengkapnya
  • IDB: Sentimen global masih mendominasi pasar finansial domestik

    Investment Daily Bread

    Baca selengkapnya
Lihat semua


Pekan ini

Pekan ini pasar akan memperhatikan rilis data ekonomi Amerika Serikat yang dapat mempengaruhi pandangan pasar terhadap arah kebijakan suku bunga The Fed. Jumlah pekerja baru di data nonfarm payroll diperkirakan turun ke 168 ribu di Agustus dari 187 ribu di bulan sebelumnya. Sementara itu inflasi PCE diperkirakan naik ke 3.3% YoY dari sebelumnya 3.0%.

 

Di kawasan Asia pasar akan memperhatikan data PMI China. PMI manufaktur diperkirakan tetap kontraksi di 49.1, sementara PMI non-manufaktur tetap di zona ekspansi 51.1. Di pasar domestik, inflasi umum Agustus diperkirakan naik ke 3.32% YoY, sementara inflasi inti turun ke 2.30% YoY.    

 

 

 

Unduh Dokumen

 

 

Pastikan untuk membeli Reksa Dana Manulife melalui MAMI atau mitra distribusi kami. Waspada modus penipuan mengatasnamakan MAMI. Selengkapnya

View more

Pastikan untuk membeli Reksa Dana Manulife melalui MAMI atau mitra distribusi kami. Waspada modus penipuan mengatasnamakan MAMI. Selengkapnya

View more
Confirm