Skip to main content
Back

The Fed indikasikan kebijakan tetap restriktif

4 Januari, 2024

 

Global

Pasar saham Amerika Serikat kembali melemah di perdagangan awal tahun, terutama dibayangi oleh turunnya saham “Magnificent Seven” seperti Apple dan Tesla. Sentimen pasar dipengaruhi oleh risalah rapat FOMC Desember yang mengindikasikan kebijakan dapat tetap restriktif, namun pemangkasan suku bunga dapat terjadi. Walau demikian pejabat The Fed juga mengatakan terdapat perkembangan positif inflasi dan sektor tenaga kerja. Indeks S&P 500 ditutup turun 0.80% dan imbal hasil UST 10Y turun dari 3.93% ke 3.91%. Data ekonomi yang dirilis adalah JOLTS jobs opening yang turun ke 8.79 juta (Nov) dari sebelumnya 8.85 juta. 
        

Asia

Pasar saham kawasan Asia juga melemah dengan indeks MSCI Asia Pacific turun 1.31%. Mayoritas pasar saham di kawasan Asia melemah, namun pelemahan terbesar terjadi di pasar Korea Selatan dan Taiwan dengan sektor teknologi menjadi pemberat kinerja indeks. Rally yang kuat di akhir 2023 yang mendorong pasar untuk meninjau kembali outlook ke depannya.           
 

Indonesia

Indeks saham IDX 80 melemah 0.52% dengan investor asing mencatat penjualan bersih IDR290 miliar di pasar saham. Pasar obligasi juga ditutup turun 0.07% dengan imbal hasil SBN 10Y naik dari 6.51% ke 6.66%.

 



Unduh Dokumen



4 Januari, 2024

 

Global

Pasar saham Amerika Serikat kembali melemah di perdagangan awal tahun, terutama dibayangi oleh turunnya saham “Magnificent Seven” seperti Apple dan Tesla. Sentimen pasar dipengaruhi oleh risalah rapat FOMC Desember yang mengindikasikan kebijakan dapat tetap restriktif, namun pemangkasan suku bunga dapat terjadi. Walau demikian pejabat The Fed juga mengatakan terdapat perkembangan positif inflasi dan sektor tenaga kerja. Indeks S&P 500 ditutup turun 0.80% dan imbal hasil UST 10Y turun dari 3.93% ke 3.91%. Data ekonomi yang dirilis adalah JOLTS jobs opening yang turun ke 8.79 juta (Nov) dari sebelumnya 8.85 juta. 
        

Asia

Pasar saham kawasan Asia juga melemah dengan indeks MSCI Asia Pacific turun 1.31%. Mayoritas pasar saham di kawasan Asia melemah, namun pelemahan terbesar terjadi di pasar Korea Selatan dan Taiwan dengan sektor teknologi menjadi pemberat kinerja indeks. Rally yang kuat di akhir 2023 yang mendorong pasar untuk meninjau kembali outlook ke depannya.           
 

Indonesia

Indeks saham IDX 80 melemah 0.52% dengan investor asing mencatat penjualan bersih IDR290 miliar di pasar saham. Pasar obligasi juga ditutup turun 0.07% dengan imbal hasil SBN 10Y naik dari 6.51% ke 6.66%.

 



Unduh Dokumen



  • IDB: Fed memberi sinyal penundaan penurunan suku bunga

    Investment Daily Bread

    Baca selengkapnya
  • Investment note: Tensi geopolitik Timur Tengah terkini

    Baca selengkapnya
  • IDB: Eskalasi konflik geopolitik & data ekonomi AS yang kuat membayangi pasar finansial global

    Investment Daily Bread

    Baca selengkapnya
Lihat semua

Waspada modus penipuan mengatasnamakan MAMI. Selengkapnya

View more

Waspada modus penipuan mengatasnamakan MAMI. Selengkapnya

View more
Confirm