Skip to main content
Back

Sinyal dovish The Fed mengangkat sentimen pasar global

25 Maret, 2024

Pasar saham global menguat merespons positif pandangan dovish dari The Fed. The Fed mempertahankan proyeksi pemangkasan suku bunga 75bps tahun ini. Selain itu Ketua The Fed Jerome Powell juga berkomentar bahwa inflasi telah mereda signifikan, mengesampingkan data inflasi dan tenaga kerja yang kuat di awal tahun sebagai bagian dari volatilitas data bulanan. Secara keseluruhan, proyeksi terkini The Fed mengindikasikan pandangan yang lebih optimis terhadap ekonomi, namun tetap dovish terkait kebijakan suku bunga. Estimasi pertumbuhan PDB 2024 direvisi naik dari 1.4% menjadi 2.1%, core PCE direvisi naik dari 2.4% ke 2.6%, sementara besaran pemangkasan suku bunga tetap di 75bps. Indeks S&P 500 mencatat penguatan mingguan 2.29%, tertinggi di 2024, dengan sektor communication dan IT mencatat kinerja terbaik. Imbal hasil UST 10Y juga turun dari 4.30% ke 4.19% pekan lalu. Sementara itu bank sentral Swiss mengejutkan dengan memangkas suku bunga acuan 25bps. Kondisi ini mendorong penguatan USD karena memicu kekhawatiran bank sentral negara kawasan maju lain juga dapat memangkas suku bunga lebih cepat dari The Fed yang akan memperlebar selisih suku bunga AS dengan negara lain. Indeks USD (DXY) menguat 0.96% pekan lalu.

 

Bank sentral Jepang (BoJ) menaikkan suku bunga pertama kalinya dalam 17 tahun menjadi 0% - 0.1%, mengakhiri kebijakan suku bunga negatif. BoJ juga mengakhiri kebijakan yield curve control yang bertujuan untuk mendukung ekonomi keluar dari era deflasi. Perubahan kebijakan ini dilakukan seiring dengan inflasi Jepang yang meningkat dan pertumbuhan upah yang meningkat. Namun BoJ juga mengindikasikan postur kebijakan akan tetap akomodatif dan gradual dalam menaikkan suku bunga yang direspons positif oleh pasar. Indeks saham Jepang Topix menguat 5.33% pekan lalu. Sementara itu pasar China melemah pekan lalu dibayangi oleh sektor properti yang masih tertekan. Property investment China turun 9% YoY di dua bulan pertama 2024. Sementara itu data ekonomi di sektor lain menunjukkan perbaikan, seperti penjualan ritel tumbuh 5.5% YoY, industrial production 7% YoY, dan fixed asset investment 4.2% YoY. Indeks Shanghai Composite ditutup turun 0.22% pekan lalu. Namun secara keseluruhan Indeks Asia MSCI Asia Pacific ditutup positif 1.63% pekan lalu.

 

Di pasar domestik, Bank Indonesia mempertahankan suku bunga acuan di 6% untuk menjaga stabilitas Rupiah. BI mengindikasikan kebijakan makroprudensial dapat dilonggarkan untuk ekspansi likuiditas dan mendukung pertumbuhan ekonomi. Pasar Indonesia ditutup positif pekan lalu dengan indeks saham IDX80 menguat 0.68% dan indeks obligasi BINDO menguat 0.16%. Investor asing mencatat pembelian bersih IDR2.1 triliun di pasar saham, melanjutkan tren pembelian sepanjang tahun ini. Imbal hasil SBN 10Y relatif stabil di kisaran 6.65%. Sementara itu nilai tukar Rupiah melemah 1.18% ke 15,783/USD di tengah menguatnya USD.

 

 

 

Unduh Dokumen

 

 

  • IDB: Fed memberi sinyal penundaan penurunan suku bunga

    Investment Daily Bread

    Baca selengkapnya
  • Investment note: Tensi geopolitik Timur Tengah terkini

    Baca selengkapnya
  • IDB: Eskalasi konflik geopolitik & data ekonomi AS yang kuat membayangi pasar finansial global

    Investment Daily Bread

    Baca selengkapnya
Lihat semua

 

 

 

Unduh Dokumen

 

 

Waspada modus penipuan mengatasnamakan MAMI. Selengkapnya

View more

Waspada modus penipuan mengatasnamakan MAMI. Selengkapnya

View more
Confirm