Skip to main content
Back

Risalah FOMC menopang sentimen pasar

12 Oktober, 2023

 

Global – Bursa saham Amerika Serikat memperpanjang kenaikan di hari keempat karena risalah rapat FOMC yang terakhir memperkuat spekulasi bahwa The Fed kemungkinan sudah berhenti menaikkan suku bunga. Dalam risalah tersebut para pejabat The Fed setuju bahwa kebijakan restriktif akan bertahan untuk jangka waktu lebih lama, namun mengakui bahwa kebijakan tersebut perlu menyeimbangkan antara risiko inflasi dan bahaya terhadap ekonomi jika diambil terlalu jauh. S&P 500 naik 0.43%, Dow Jones naik 0.19% dan Nasdaq naik 0.71%. Sentimen tetap terjaga bahkan setelah data PPI (Sep) naik lebih tinggi dari perkiraan didorong oleh kenaikan biaya energi, tumbuh 0.5% MoM dan 2.2% YoY. CPI yang akan dirilis Kamis pagi akan menjadi perhatian pasar. Imbal hasil UST 10 tahun turun menjadi 4.55%. 

 

Asia – Bursa saham Asia menguat menuju kenaikan di hari kelima karena ekspektasi stimulus China dan harapan jeda kenaikan suku bunga Federal Reserve meningkatkan sentimen. MSCI Asia Pacific naik 0.76%. Saham China menguat setelah Bloomberg melaporkan bahwa China berencana menerbitkan utang tambahan untuk belanja infrastruktur guna menopang pertumbuhan ekonomi. 

 

Indonesia – IHSG menguat di hari keempat sebesar 0.14%, sementara BINDO menguat di hari ketiga sebesar 0.22%. Investor asing di pasar saham membukukan penjualan bersih senilai IDR367.38 miliar. Imbal hasil obligasi pemerintah IDR tenor 10 tahun turun ke level 6.79%.     

 

*Menggunakan data penutupan 10 Oktober 2023
Catatan: Penulisan angka pada publikasi ini menggunakan format Bahasa Inggris. Sumber: Bloomberg. 

 

Unduh Dokumen



12 Oktober, 2023

 

Global – Bursa saham Amerika Serikat memperpanjang kenaikan di hari keempat karena risalah rapat FOMC yang terakhir memperkuat spekulasi bahwa The Fed kemungkinan sudah berhenti menaikkan suku bunga. Dalam risalah tersebut para pejabat The Fed setuju bahwa kebijakan restriktif akan bertahan untuk jangka waktu lebih lama, namun mengakui bahwa kebijakan tersebut perlu menyeimbangkan antara risiko inflasi dan bahaya terhadap ekonomi jika diambil terlalu jauh. S&P 500 naik 0.43%, Dow Jones naik 0.19% dan Nasdaq naik 0.71%. Sentimen tetap terjaga bahkan setelah data PPI (Sep) naik lebih tinggi dari perkiraan didorong oleh kenaikan biaya energi, tumbuh 0.5% MoM dan 2.2% YoY. CPI yang akan dirilis Kamis pagi akan menjadi perhatian pasar. Imbal hasil UST 10 tahun turun menjadi 4.55%. 

 

Asia – Bursa saham Asia menguat menuju kenaikan di hari kelima karena ekspektasi stimulus China dan harapan jeda kenaikan suku bunga Federal Reserve meningkatkan sentimen. MSCI Asia Pacific naik 0.76%. Saham China menguat setelah Bloomberg melaporkan bahwa China berencana menerbitkan utang tambahan untuk belanja infrastruktur guna menopang pertumbuhan ekonomi. 

 

Indonesia – IHSG menguat di hari keempat sebesar 0.14%, sementara BINDO menguat di hari ketiga sebesar 0.22%. Investor asing di pasar saham membukukan penjualan bersih senilai IDR367.38 miliar. Imbal hasil obligasi pemerintah IDR tenor 10 tahun turun ke level 6.79%.     

 

*Menggunakan data penutupan 10 Oktober 2023
Catatan: Penulisan angka pada publikasi ini menggunakan format Bahasa Inggris. Sumber: Bloomberg. 

 

Unduh Dokumen



  • IDB: Sentimen global dibayangi pergeseran ekspektasi pemangkasan suku bunga

    Investment Daily Bread

    Baca selengkapnya
  • Seeking Alpha April 2024: Memahami dinamika & volatilitas pasar terkini

    Seeking Alpha

    Baca selengkapnya
  • IDB: Sentimen global masih mendominasi pasar finansial domestik

    Investment Daily Bread

    Baca selengkapnya
Lihat semua

Pastikan untuk membeli Reksa Dana Manulife melalui MAMI atau mitra distribusi kami. Waspada modus penipuan mengatasnamakan MAMI. Selengkapnya

View more

Pastikan untuk membeli Reksa Dana Manulife melalui MAMI atau mitra distribusi kami. Waspada modus penipuan mengatasnamakan MAMI. Selengkapnya

View more
Confirm