Skip to main content
Back

Protes China dan penguatan USD mengurangi selera investasi pelaku pasar

29 November 2022

 

Global – Bursa saham Amerika Serikat melemah karena selera investasi turun di tengah meningkatnya kekhawatiran tentang peluang pembukaan kembali ekonomi China – menyusul protes selama akhir pekan – dan pejabat Federal Reserve mengeluarkan komentar hawkish; S&P 500 turun 1.54%, Dow Jones turun 1.45% dan Nasdaq turun 1.58%. Sentimen investor terpukul di tengah memburuknya protes menentang kebijakan Covid Zero yang mempengaruhi kota-kota termasuk Shanghai dan Beijing. Hal ini berbeda dibandingkan dengan laporan awal bulan ini bahwa China mengurangi pembatasan Covid Zero. Imbal hasil UST 10 tahun naik ke level 3.68%. 

Asia – Bursa saham Asia jatuh karena protes di China atas pembatasan pandemi dan menguatnya kembali USD sehingga mengurangi permintaan untuk aset berisiko, MSCI Asia Pacific turun 0.91%. 

Indonesia – IHSG melemah di hari kedua, turun 0.51%. Sektor teknologi dan infrastruktur membukukan pelemahan terbesar, sementara health care membukukan penguatan tertinggi. Investor asing di pasar saham membukukan pembelian bersih senilai IDR427.64 miliar. Imbal hasil obligasi pemerintah IDR tenor 10 tahun turun ke level 6.95%. 

*Menggunakan data penutupan 25 November 2022
Catatan: Penulisan angka pada publikasi ini menggunakan format Bahasa Inggris. Sumber: Bloomberg.

 

Unduh Dokumen

 

 

  • IDB: BI menekankan fokus kebijakan menjaga stabilitas rupiah

    Investment Daily Bread

    Baca selengkapnya
  • IDB: The Fed indikasikan potensi kenaikan suku bunga lagi tahun ini

    Investment Daily Bread

    Baca selengkapnya
  • IDB: Kenaikan harga minyak dunia menekan sentimen pasar

    Investment Daily Bread

    Baca selengkapnya
Lihat semua

*Menggunakan data penutupan 25 November 2022
Catatan: Penulisan angka pada publikasi ini menggunakan format Bahasa Inggris. Sumber: Bloomberg.

 

Unduh Dokumen



Confirm