Skip to main content
Back

Powell indikasikan The Fed mendekati keyakinan untuk menurunkan suku bunga

8 Maret, 2024

 

Global

Pasar saham Amerika Serikat menguat setelah Ketua The Fed Jerome Powell berkomentar bahwa The Fed semakin mendekati keyakinan yang dibutuhkan untuk mulai memangkas suku bunga. Pernyataan ini mengindikasikan The Fed tidak terpengaruh oleh data tenaga kerja dan inflasi yang lebih kuat di Januari. Indeks S&P 500 menguat 1.03% terutama didukung penguatan sektor teknologi. Imbal hasil UST menurun merespons pernyataan Powell, di mana tenor pendek mencatat penurunan terbesar. Tenor 2Y turun 5.2bps, sementara tenor 10Y turun 1.9bps ke level 4.08%. Data ekonomi yang dirilis adalah initial jobless claim yang bertahan di level rendah 217 ribu.         

 

Asia

Indeks saham kawasan Asia menguat didukung oleh sektor teknologi yang tertopang oleh optimisme terkait AI dan ekspektasi pemangkasan suku bunga. Indeks MSCI Asia Pacific ditutup naik 0.34% dikontribusi penguatan TSMC dan JD.com. Berlawanan dengan The Fed yang diekspektasi dapat memangkas suku bunga, bank sentral Jepang diperkirakan akan mulai menaikkan suku bunga tahun ini. Imbal hasil obligasi Jepang merangkak naik dengan tenor 10Y saat ini di level 0.73% dari 0.68% di awal pekan lalu. Nilai tukar Yen juga menguat 1.5% terhadap USD sepekan ini. Ekspor China menunjukkan perbaikan di awal 2024, mencatat pertumbuhan 7.1% YoY di dua bulan pertama 2024, lebih tinggi dari ekspektasi 1.9%.

 

Indonesia

Pasar saham Indonesia menguat dengan IHSG mencetak rekor tertinggi baru di 7373.96, dan indeks IDX80 menguat 0.45%. Pasar obligasi juga ditutup positif 0.02% dengan imbal hasil SBN 10Y di level 6.63%. Data yang dirilis adalah cadangan devisa yang turun ke USD144 miliar di Februari dari sebelumnya USD145.1 miliar.

 



Unduh Dokumen



8 Maret, 2024

 

Global

Pasar saham Amerika Serikat menguat setelah Ketua The Fed Jerome Powell berkomentar bahwa The Fed semakin mendekati keyakinan yang dibutuhkan untuk mulai memangkas suku bunga. Pernyataan ini mengindikasikan The Fed tidak terpengaruh oleh data tenaga kerja dan inflasi yang lebih kuat di Januari. Indeks S&P 500 menguat 1.03% terutama didukung penguatan sektor teknologi. Imbal hasil UST menurun merespons pernyataan Powell, di mana tenor pendek mencatat penurunan terbesar. Tenor 2Y turun 5.2bps, sementara tenor 10Y turun 1.9bps ke level 4.08%. Data ekonomi yang dirilis adalah initial jobless claim yang bertahan di level rendah 217 ribu.         

 

Asia

Indeks saham kawasan Asia menguat didukung oleh sektor teknologi yang tertopang oleh optimisme terkait AI dan ekspektasi pemangkasan suku bunga. Indeks MSCI Asia Pacific ditutup naik 0.34% dikontribusi penguatan TSMC dan JD.com. Berlawanan dengan The Fed yang diekspektasi dapat memangkas suku bunga, bank sentral Jepang diperkirakan akan mulai menaikkan suku bunga tahun ini. Imbal hasil obligasi Jepang merangkak naik dengan tenor 10Y saat ini di level 0.73% dari 0.68% di awal pekan lalu. Nilai tukar Yen juga menguat 1.5% terhadap USD sepekan ini. Ekspor China menunjukkan perbaikan di awal 2024, mencatat pertumbuhan 7.1% YoY di dua bulan pertama 2024, lebih tinggi dari ekspektasi 1.9%.

 

Indonesia

Pasar saham Indonesia menguat dengan IHSG mencetak rekor tertinggi baru di 7373.96, dan indeks IDX80 menguat 0.45%. Pasar obligasi juga ditutup positif 0.02% dengan imbal hasil SBN 10Y di level 6.63%. Data yang dirilis adalah cadangan devisa yang turun ke USD144 miliar di Februari dari sebelumnya USD145.1 miliar.

 



Unduh Dokumen



  • IDB: Fed memberi sinyal penundaan penurunan suku bunga

    Investment Daily Bread

    Baca selengkapnya
  • Investment note: Tensi geopolitik Timur Tengah terkini

    Baca selengkapnya
  • IDB: Eskalasi konflik geopolitik & data ekonomi AS yang kuat membayangi pasar finansial global

    Investment Daily Bread

    Baca selengkapnya
Lihat semua

Waspada modus penipuan mengatasnamakan MAMI. Selengkapnya

View more

Waspada modus penipuan mengatasnamakan MAMI. Selengkapnya

View more
Confirm