Skip to main content
Back

Penyesuaian ekspektasi pemangkasan suku bunga

18 Maret, 2024

Pasar saham Amerika Serikat melemah pekan lalu merespons data inflasi yang lebih tinggi dari ekspektasi yang dikhawatirkan dapat mempengaruhi outlook kebijakan suku bunga The Fed. Indeks harga produsen (PPI) naik 0.6% MoM di Februari yang merupakan kenaikan tertinggi dalam enam bulan karena kenaikan harga BBM dan pangan. Data yang kuat ini menurunkan ekspektasi pemangkasan suku bunga pasar menjadi lebih moderat. Saat ini pasar memperkirakan pemangkasan suku bunga 75bps di 2024, turun dari sebelumnya 85bps, dan dari ekspektasi di awal tahun 150bps. Pekan ini pasar menantikan rapat FOMC The Fed, di mana terdapat kekhawatiran The Fed dapat merevisi ekspektasi pemangkasan suku bunga menjadi lebih konservatif karena data inflasi terkini yang kuat. Indeks S&P 500 melemah 0.13% pekan lalu dan imbal hasil UST 10Y naik dari 4.08% ke 4.31%.

 

Pasar saham kawasan Asia melemah pekan lalu merespons data inflasi AS yang lebih kuat dari ekspektasi. Indeks MSCI Asia Pacific melemah 1.79% pekan lalu. Bank sentral Jepang diperkirakan akan mulai memberi sinyal normalisasi kebijakan setelah serikat pekerja Jepang mencatat kenaikan upah tertinggi sejak awal 1990. Imbal hasil obligasi pemerintah Jepang 10Y naik dari 0.73% ke 0.79%, level tertingginya dalam tiga bulan. Berlawanan dengan kinerja pasar regional, pasar China ditutup di zona positif pekan lalu. Indeks CSI 300 menguat 0.71% dan indeks Hang Seng menguat 2.25%. Kebijakan stabilisasi pasar oleh pemerintah China memperkuat sentimen investor domestik. Selain itu data inflasi China yang lebih baik dari ekspektasi juga mengangkat sentimen pasar. 

 

Data ekonomi domestik yang dirilis pekan lalu relatif mengecewakan. Surplus neraca perdagangan menyusut menjadi USD867 juta di Februari dari bulan sebelumnya USD2 miliar dipengaruhi oleh impor yang naik 15.84% YoY sementara ekspor kontraksi -9.45% YoY. Ekspor melemah karena turunnya ekspor komoditas utama seperti batu bara dan kelapa sawit di tengah turunnya harga komoditas terutama di batu bara. Sementara itu impor meningkat karena naiknya impor pangan, barang konsumsi, dan mesin.  Selain itu indeks keyakinan konsumen yang turun ke 123.1 di Februari dari sebelumnya 125.0. Indeks saham IDX80 melemah 0.56% pekan lalu, sementara investor asing mencatat pembelian bersih IDR7.4 triliun di pasar saham. Indeks obligasi BINDO ditutup positif 0.07% pekan lalu dengan imbal hasil SBN 10Y naik dari 6.62% ke 6.64%. Pekan ini pasar akan memperhatikan Rapat Bank Indonesia, dengan konsensus memperkirakan suku bunga bertahan di 6%.

 

 

 

Unduh Dokumen

 

 

  • IDB: Fed memberi sinyal penundaan penurunan suku bunga

    Investment Daily Bread

    Baca selengkapnya
  • Investment note: Tensi geopolitik Timur Tengah terkini

    Baca selengkapnya
  • IDB: Eskalasi konflik geopolitik & data ekonomi AS yang kuat membayangi pasar finansial global

    Investment Daily Bread

    Baca selengkapnya
Lihat semua

 

 

 

Unduh Dokumen

 

 

Waspada modus penipuan mengatasnamakan MAMI. Selengkapnya

View more

Waspada modus penipuan mengatasnamakan MAMI. Selengkapnya

View more
Confirm