Skip to main content
Back

Penyesuaian ekspektasi dimulainya penurunan suku bunga The Fed menekan pasar saham AS

5 Januari, 2024

 

Global

Aksi jual pasar saham Amerika Serikat kembali berlanjut setelah data tenaga kerja terbaru menunjukkan situasi yang masih relatif kuat, perusahaan meningkatkan perekrutan pekerja pada bulan Desember, ADP Employment Change meningkat 164 ribu lebih tinggi dibandingkan bulan sebelumnya 101 ribu. Data tenaga kerja yang masih kuat menimbulkan pertanyaan mengenai timing dimulainya siklus penurunan suku bunga The Fed. Pada hari Rabu risalah rapat The Fed mengindikasikan kesediaannya untuk memangkas suku bunga di 2024, meskipun tidak memberikan indikasi bahwa pelonggaran dapat dimulai segera pada bulan Maret seperti yang diperkirakan oleh pasar. S&P 500 turun 0.34% dan Nasdaq turun 0.56%. Delapan dari sebelas kelompok industri melemah dipimpin oleh saham-saham energi. US Treasury juga turut melemah dengan imbal hasil UST 10 tahun naik menjadi 4.0%.           
 

Asia

Pasar saham Asia melanjutkan pelemahan di hari ketiga, MSCI Asia Pacific turun 0.14%. Index Topix ditutup lebih tinggi pada hari perdagangan pertama di tahun ini, sementara pasar saham India mendekati rekor penutupan tertinggi seiring dengan menguatnya saham sektor energi dan perbankan. Caixin China PMI Services (Dec) lebih tinggi dibandingkan estimasi dan bulan sebelumnya sebesar 52.9.           
 

Indonesia

Didukung oleh aksi beli investor asing, indeks IDX 80 menguat 1.32% sementara BINDO melemah 0.04%. Sektor transportasi dan finansial membukukan penguatan sektoral tertinggi. Investor asing di pasar saham membukukan pembelian bersih senilai IDR1.30 triliun. Imbal hasil obligasi pemerintah IDR tenor 10 tahun relatif tidak berubah di level 6.66%.

 



Unduh Dokumen



5 Januari, 2024

 

Global

Aksi jual pasar saham Amerika Serikat kembali berlanjut setelah data tenaga kerja terbaru menunjukkan situasi yang masih relatif kuat, perusahaan meningkatkan perekrutan pekerja pada bulan Desember, ADP Employment Change meningkat 164 ribu lebih tinggi dibandingkan bulan sebelumnya 101 ribu. Data tenaga kerja yang masih kuat menimbulkan pertanyaan mengenai timing dimulainya siklus penurunan suku bunga The Fed. Pada hari Rabu risalah rapat The Fed mengindikasikan kesediaannya untuk memangkas suku bunga di 2024, meskipun tidak memberikan indikasi bahwa pelonggaran dapat dimulai segera pada bulan Maret seperti yang diperkirakan oleh pasar. S&P 500 turun 0.34% dan Nasdaq turun 0.56%. Delapan dari sebelas kelompok industri melemah dipimpin oleh saham-saham energi. US Treasury juga turut melemah dengan imbal hasil UST 10 tahun naik menjadi 4.0%.           
 

Asia

Pasar saham Asia melanjutkan pelemahan di hari ketiga, MSCI Asia Pacific turun 0.14%. Index Topix ditutup lebih tinggi pada hari perdagangan pertama di tahun ini, sementara pasar saham India mendekati rekor penutupan tertinggi seiring dengan menguatnya saham sektor energi dan perbankan. Caixin China PMI Services (Dec) lebih tinggi dibandingkan estimasi dan bulan sebelumnya sebesar 52.9.           
 

Indonesia

Didukung oleh aksi beli investor asing, indeks IDX 80 menguat 1.32% sementara BINDO melemah 0.04%. Sektor transportasi dan finansial membukukan penguatan sektoral tertinggi. Investor asing di pasar saham membukukan pembelian bersih senilai IDR1.30 triliun. Imbal hasil obligasi pemerintah IDR tenor 10 tahun relatif tidak berubah di level 6.66%.

 



Unduh Dokumen



  • IDB: BI mempertahankan suku bunga di 6%

    Investment Daily Bread

    Baca selengkapnya
  • IDB: Menjelang rilis pendapatan Nvidia

    Investment Daily Bread

    Baca selengkapnya
  • Seeking Alpha Februari 2024: Dampak penurunan Fed Funds Rate terhadap pasar saham Indonesia

    Seeking Alpha

    Baca selengkapnya
Lihat semua
Confirm