29 Januari, 2024
Global
Pasar saham Amerika Serikat melemah pada perdagangan di akhir pekan karena rilis pendapatan Intel yang mengecewakan dan data ekonomi yang beragam membebani aset berisiko. S&P 500 turun 0.07% dan Nasdaq turun 0.36%. Saham Intel merosot setelah memberikan perkiraan yang lemah untuk penjualan kuartal pertama sehingga membebani pesaing lainnya. PCE Core—angka inflasi yang dipilih oleh The Fed— bulan Desember tumbuh pada laju tahunan paling lambat dalam tiga tahun sebesar 2.9% YoY, memperkuat harapan bahwa bank sentral dapat segera menurunkan suku bunga. Namun pada saat yang sama laporan terpisah menunjukkan Personal Spending (Dec) menunjukkan lonjakan yang lebih besar dibandingkan perkiraan sebesar 0.7%, menggarisbawahi kekuatan ekonomi yang mungkin akan membuat The Fed ragu-ragu dalam melonggarkan kebijakannya. Imbal hasil UST 10 tahun naik ke level 4.13%.
Asia
Pasar saham Asia melemah karena saham teknologi turun dan rally pasar saham China terhenti di tengah skeptisisme atas dampak langkah penyelamatan pasar. MSCI Asia Pacific turun 0.89%. Saham teknologi turun setelah pandangan yang mengecewakan dari Intel.
Indonesia
Indeks IDX 80 melanjutkan pelemahan di hari keempat sebesar 0.80%, sementara BINDO melemah 0.06%. Investor asing di pasar saham membukukan penjualan bersih senilai IDR1.06 triliun. Imbal hasil obligasi pemerintah IDR tenor 10 tahun turun menjadi 6.64%.

29 Januari, 2024
Global
Pasar saham Amerika Serikat melemah pada perdagangan di akhir pekan karena rilis pendapatan Intel yang mengecewakan dan data ekonomi yang beragam membebani aset berisiko. S&P 500 turun 0.07% dan Nasdaq turun 0.36%. Saham Intel merosot setelah memberikan perkiraan yang lemah untuk penjualan kuartal pertama sehingga membebani pesaing lainnya. PCE Core—angka inflasi yang dipilih oleh The Fed— bulan Desember tumbuh pada laju tahunan paling lambat dalam tiga tahun sebesar 2.9% YoY, memperkuat harapan bahwa bank sentral dapat segera menurunkan suku bunga. Namun pada saat yang sama laporan terpisah menunjukkan Personal Spending (Dec) menunjukkan lonjakan yang lebih besar dibandingkan perkiraan sebesar 0.7%, menggarisbawahi kekuatan ekonomi yang mungkin akan membuat The Fed ragu-ragu dalam melonggarkan kebijakannya. Imbal hasil UST 10 tahun naik ke level 4.13%.
Asia
Pasar saham Asia melemah karena saham teknologi turun dan rally pasar saham China terhenti di tengah skeptisisme atas dampak langkah penyelamatan pasar. MSCI Asia Pacific turun 0.89%. Saham teknologi turun setelah pandangan yang mengecewakan dari Intel.
Indonesia
Indeks IDX 80 melanjutkan pelemahan di hari keempat sebesar 0.80%, sementara BINDO melemah 0.06%. Investor asing di pasar saham membukukan penjualan bersih senilai IDR1.06 triliun. Imbal hasil obligasi pemerintah IDR tenor 10 tahun turun menjadi 6.64%.

IWH: Mahkamah Agung AS putuskan tarif Trump ilegal
Investment Weekly Highlights
Monthly Market Review Januari 2026
Monthly Market Review
Seeking Alpha Februari 2026: Wake up call untuk pasar saham Indonesia
Seeking Alpha