Skip to main content
Back

Pasar menantikan data inflasi AS

11 Desember 2024


Global
Pasar saham Amerika Serikat kembali mencatat pelemahan dipengaruhi oleh pasar yang menantikan data inflasi AS. Data ini akan menjadi data penting terakhir sebelum rapat FOMC pekan depan. Konsensus memperkirakan inflasi bulanan naik ke 0.3%. Indeks S&P 500 ditutup turun 0.30% dan imbal hasil UST 10Y naik 2bps ke 4.22%.   

Asia
Pasar saham kawasan Asia juga melemah, dengan indeks MSCI Asia Pacific ditutup turun 0.44% dengan pasar Taiwan, India, dan Hong Kong menjadi pemberat kinerja. Pasar Korea Selatan mencatat penguatan pertama kali sejak dimulainya gejolak politik pekan lalu. Sentimen di pasar Korea membaik setelah pemerintah mengatakan akan meningkatkan usaha untuk stabilisasi pasar finansial. Pasar China juga positif didukung komitmen dari politburo untuk lebih mendukung ekonomi. Sementara itu data perdagangan China kembali menunjukkan pelemahan, di mana ekspor tumbuh 6.7% YoY di November, turun dari 12.7% di bulan lalu. Impor mengalami kontraksi lebih dalam -3.9% YoY dibanding -2.3% di bulan sebelumnya. 

Indonesia

Pasar saham domestik melanjutkan penguatan dengan indeks IDX80 naik 0.60%. Sektor materials mencatat kinerja terbaik dan investor asing membukukan pembelian bersih IDR84 miliar di pasar saham. Pasar obligasi ditutup turun 0.02% dengan imbal hasil SBN 10Y naik 1bps ke level 6.93%.

 



Unduh Dokumen

11 Desember 2024


Global
Pasar saham Amerika Serikat kembali mencatat pelemahan dipengaruhi oleh pasar yang menantikan data inflasi AS. Data ini akan menjadi data penting terakhir sebelum rapat FOMC pekan depan. Konsensus memperkirakan inflasi bulanan naik ke 0.3%. Indeks S&P 500 ditutup turun 0.30% dan imbal hasil UST 10Y naik 2bps ke 4.22%.   

Asia
Pasar saham kawasan Asia juga melemah, dengan indeks MSCI Asia Pacific ditutup turun 0.44% dengan pasar Taiwan, India, dan Hong Kong menjadi pemberat kinerja. Pasar Korea Selatan mencatat penguatan pertama kali sejak dimulainya gejolak politik pekan lalu. Sentimen di pasar Korea membaik setelah pemerintah mengatakan akan meningkatkan usaha untuk stabilisasi pasar finansial. Pasar China juga positif didukung komitmen dari politburo untuk lebih mendukung ekonomi. Sementara itu data perdagangan China kembali menunjukkan pelemahan, di mana ekspor tumbuh 6.7% YoY di November, turun dari 12.7% di bulan lalu. Impor mengalami kontraksi lebih dalam -3.9% YoY dibanding -2.3% di bulan sebelumnya. 

Indonesia

Pasar saham domestik melanjutkan penguatan dengan indeks IDX80 naik 0.60%. Sektor materials mencatat kinerja terbaik dan investor asing membukukan pembelian bersih IDR84 miliar di pasar saham. Pasar obligasi ditutup turun 0.02% dengan imbal hasil SBN 10Y naik 1bps ke level 6.93%.

 



Unduh Dokumen

  • IWH: BI fokus menjaga Rupiah dan pemerintah bentuk BUMN sentralisasi ekspor

    Investment Weekly Highlights

    Baca selengkapnya
  • Seeking Alpha Mei 2026: Mencari keseimbangan pertumbuhan & stabilitas

    Seeking Alpha

    Baca selengkapnya
  • IWH: Meningkatnya kekhawatiran inflasi global

    Investment Weekly Highlights

    Baca selengkapnya
Lihat semua
Informasi libur

Menyambut Hari Raya Idul Adha 1447 H, kantor kami tidak beroperasi pada 27-28 Mei 2026 dan akan kembali beroperasi pada 29 Mei 2026. Selengkapnya

View more
Siaran Pers

Manulife Wealth & Asset Management Akuisisi Schroders Indonesia. Selengkapnya.

View more