16 Januari, 2023
Global – Pasar saham Amerika Serikat melanjutkan penguatan empat hari berturut-turut setelah data inflasi melandai sesuai ekspektasi. Inflasi AS turun ke 6.5% YoY, level terendah sejak November 2021. Presiden The Fed Atlanta Raphael Bostic mengatakan akan mendukung kenaikan suku bunga yang lebih gradual 25bps pada rapat selanjutnya. Indeks S&P 500 menguat 0.40% dengan sektor consumer discretionary dan finansial mencatat kinerja terbaik. Imbal hasil UST 10Y naik dari 3.44% ke 3.50%. Data ekonomi yang dirilis adalah U. of Michigan consumer sentiment (Jan) yang naik dari 59.7 ke 64.6.
Asia – Pasar saham kawasan Asia melanjutkan penguatan didukung ekspektasi kenaikan suku bunga global akan lebih gradual. Selain itu pergerakan pasar juga didorong oleh kinerja perusahaan semikonduktor TSMC yang melaporkan earnings Q4 yang lebih baik dari ekspektasi. Indeks MSCI Asia Pacific menguat 1.29%. Data ekonomi yang dirilis adalah neraca dagang China yang surplus USD78.01 miliar di Desember, dengan ekspor kontraksi -9.9% YoY dan impor -7.5% YoY.
Indonesia – IHSG menguat 0.18% dengan sektor teknologi mencatat kinerja terbaik. Investor asing mencatat penjualan bersih IDR551 miliar di pasar saham. Pasar obligasi juga menguat 0.24% dengan imbal hasil obligasi pemerintah 10Y turun dari 6.75% ke 6.69%.
*Menggunakan data penutupan 12 Januari 2023
**Menggunakan data penutupan 11 Januari 2023
Catatan: Penulisan angka pada publikasi ini menggunakan format Bahasa Inggris. Sumber: Bloomberg.
IWH: Akselerasi pertumbuhan ekonomi AS mengangkat sentimen pasar
Investment Weekly Highlights
Seeking Alpha Desember 2025: Meneropong potensi pasar finansial 2026
Seeking Alpha
IWH: Menunggu Rapat Bank Indonesia
Investment Weekly Highlights
*Menggunakan data penutupan 12 Januari 2023
**Menggunakan data penutupan 11 Januari 2023
Catatan: Penulisan angka pada publikasi ini menggunakan format Bahasa Inggris. Sumber: Bloomberg.