Skip to main content
Back

Pasar Global Lanjutkan Penguatan

6 September, 2021

Pekan lalu

Pasar saham Amerika Serikat didukung pernyataan dari The Fed yang mengindikasikan suku bunga akan tetap akomodatif walau terjadi pengurangan stimulus (tapering). Sementara itu data ketenagakerjaan Amerika mengindikasikan kinerja yang variatif. Klaim pengangguran turun ke level 340 ribu, yang merupakan level terendah sejak Maret 2020. Tingkat pengangguran juga turun ke 5.2% dari sebelumnya 5.4%. Namun data nonfarm payroll hanya mencatat 235 ribu pekerja baru di Agustus, jauh lebih rendah dari ekspektasi 733 ribu. Data ini mengindikasikan dampak dari meningkatnya kasus COVID-19 varian delta. Di sisi lain, kondisi ini dapat menunda Fed tapering yang sebelumnya dipandang pasar dapat diumumkan The Fed pada rapat FOMC September. Indeks S&P 500 menguat 0.58% pekan lalu dan imbal hasil UST 10Y naik dari 1.30% ke 1.32%.

Pasar saham kawasan Asia bergerak positif didukung postur kebijakan The Fed yang tetap akomodatif. Membaiknya tingkat COVID-19 di beberapa negara seperti Indonesia dan Thailand juga membawa angin positif bagi pasar. Selain itu sentimen pasar terkait perubahan regulasi di China pun membaik, di mana terdapat optimisme di pasar bahwa puncak intensitas dari perubahan regulasi di China telah berlalu dan titik terendah di pasar sudah dilewati. Di sisi lain dampak dari kenaikan kasus COVID-19 di China tercermin pada data ekonominya, di mana Caixin PMI manufaktur China turun ke 49.2 di Agustus dari sebelumnya 50.3, dan Caixin PMI jasa China turun ke 46.7 dari sebelumnya 54.9. Secara keseluruhan indeks MSCI Asia Pacific menguat 3.87% pekan lalu.

IHSG menguat 1.42% pekan lalu dengan investor asing mencatat pembelian bersih IDR1.27 triliun. Sektor perindustrian dan energi mencatat penguatan tertinggi pekan lalu, sementara sektor teknologi dan properti mencatat pelemahan terdalam. Pasar obligasi juga mencatat penguatan 0.40% pekan lalu dengan imbal hasil obligasi pemerintah 10Y turun dari 6.17% ke 6.09%. Pemerintah menurunkan PPh atas bunga obligasi bagi investor lokal dari 15% menjadi 10%, selaras dengan tingkat PPh investor asing yang sebelumnya juga telah diturunkan ke level yang sama.

 

 

Pekan ini

Setelah data ketenagakerjaan AS di bawah ekspektasi, pasar akan menantikan pandangan The Fed terkait sektor tenaga kerja dan implikasinya terhadap timing Fed tapering. Pekan ini beberapa pejabat The Fed dijadwalkan tampil di publik yang akan menjadi perhatian pasar.

Sementara itu rapat bank sentral Eropa diperkirakan sebagai non-event, dengan ekspektasi suku bunga acuan dan pembelian aset tidak berubah. Di Asia data perdagangan China dapat menjadi perhatian untuk menakar dampak meningkatnya COVID-19 di Agustus.

 

Unduh Dokumen

 

  • IDB: Sentimen pasar positif menjelang rilis pendapatan Nvidia

    Investment Daily Bread

    Baca selengkapnya
  • Seeking Alpha Mei 2024: Pasar obligasi setelah kenaikan BI Rate dan ‘Higher for longer’ The Fed

    Seeking Alpha

    Baca selengkapnya
  • IWH: Moderasi inflasi AS mengangkat sentimen pasar global

    Investment Weekly Highlights

    Baca selengkapnya
Lihat semua
Informasi libur

Menyambut Hari Raya Waisak 2568 BE, kantor kami tidak beroperasi pada 23-24 Mei 2024 dan akan kembali beroperasi pada 27 Mei 2024. Selengkapnya

View more

Waspada modus penipuan mengatasnamakan MAMI. Selengkapnya

View more
Informasi libur

Menyambut Hari Raya Waisak 2568 BE, kantor kami tidak beroperasi pada 23-24 Mei 2024 dan akan kembali beroperasi pada 27 Mei 2024. Selengkapnya

View more

Waspada modus penipuan mengatasnamakan MAMI. Selengkapnya

View more
Confirm