Skip to main content
Back

Pasar Global Fluktuatif Dibayangi Ketidapastian Dampak Kenaikan Suku Bunga Agresif

20 Juni, 2022

 

Global – Pasar saham Amerika Serikat bergerak fluktuatif di tengah kekhawatiran kenaikan suku bunga The Fed yang agresif dapat menyebabkan resesi ekonomi. Indeks S&P 500 ditutup naik 0.2% dengan sektor consumer discretionary dan IT menguat, sementara sektor energi melemah terdalam. Imbal hasil UST 10Y naik dari 3.19% ke 3.22%. Data yang dirilis adalah industrial production AS yang tumbuh 0.2% MoM, turun dari bulan sebelumnya 1.4%.

Asia – Pasar saham kawasan Asia juga melemah dibayangi kekhawatiran pelemahan ekonomi karena kenaikan suku bunga secara global. Pasar Jepang, Taiwan dan Korea Selatan ditutup turun, sementara pasar Hong Kong dan Shanghai ditutup naik didukung optimisme pasar bahwa kebijakan pemerintah China yang pro-growth dapat mendukung kinerja pasar.

Indonesia – IHSG melemah 1.61% dengan sektor material dan industrial mencatat pelemahan terdalam. Investor asing mencatat penjualan bersih IDR782 miliar di pasar saham. Pasar obligasi ditutup turun 0.01% dengan imbal hasil obligasi pemerintah 10Y naik dari 7.39% ke 7.47%.

*Menggunakan data penutupan tanggal 16 Juni 2022
Catatan: Penulisan angka pada publikasi ini menggunakan format Bahasa Inggris. Sumber: Bloomberg.

 

Unduh Dokumen

  • IDB: BI mempertahankan suku bunga di 6%

    Investment Daily Bread

    Baca selengkapnya
  • IDB: Menjelang rilis pendapatan Nvidia

    Investment Daily Bread

    Baca selengkapnya
  • Seeking Alpha Februari 2024: Dampak penurunan Fed Funds Rate terhadap pasar saham Indonesia

    Seeking Alpha

    Baca selengkapnya
Lihat semua

*Menggunakan data penutupan tanggal 16 Juni 2022
Catatan: Penulisan angka pada publikasi ini menggunakan format Bahasa Inggris. Sumber: Bloomberg.

 

Unduh Dokumen

Confirm