Skip to main content
Back

Optimisme soft landing mendorong penguatan pasar saham AS

29 Januari, 2024

Optimisme soft landing mendorong penguatan pasar saham Amerika Serikat, dalam sepekan S&P 500 naik 1.06% dan Nasdaq naik 0.94%. Laporan pendapatan perusahaan dan optimisme terhadap AI turut mendorong sentimen positif di pasar saham. Rilis data ekonomi yang baik termasuk PDB AS Annualized QoQ pada kuartal empat tumbuh lebih kuat dibandingkan perkiraan sebesar 3.3%, lebih tinggi dibandingkan perkiraan 2.0%. PCE Core —angka inflasi yang dipilih oleh The Fed— pada bulan Desember tumbuh pada laju tahunan paling lambat dalam tiga tahun sebesar 2.9% YoY dan Personal Spending (Dec) menunjukkan lonjakan yang lebih besar dibandingkan perkiraan sebesar 0.7%. Menjelang pertemuan kebijakan Federal Reserve pekan ini para pejabat The Fed berada dalam masa blackout tidak dapat berbicara di depan umum, diperkirakan The Fed akan mempertahankan suku bunga tidak berubah di level 5.25-5.50%. Imbal hasil UST 10 tahun ditutup naik menjadi 4.13% dari penutupan pekan sebelumnya 4.12%.


Spekulasi langkah stimulus terbaru dari pemerintah China menopang pasar saham Asia, dalam sepekan MSCI Asia Pacific naik 0.79%. Penguatan dipimpin oleh China dan Hong Kong di tengah berita bahwa otoritas China sedang mempertimbangkan paket penyelamatan untuk membendung kemerosotan pasar finansial yang berkepanjangan. Dilaporkan bahwa pemerintah berupaya untuk memobilisasi USD278 miliar sebagai bagian dari dana stabilisasi untuk membeli saham di dalam negeri dan Giro Wajib Minimum perbankan besar dipangkas 50bps menjadi 10.0% guna meningkatkan likuiditas dan mendorong ekonomi. Langkah ini mengindikasikan pemerintah China semakin serius untuk menopang ekonominya.


Indeks IDX80 melemah di minggu ketiga sebesar 1.76%, sementara BINDO menguat di minggu ketiga sebesar 0.03%. Investor asing di pasar saham membukukan penjualan bersih mingguan senilai IDR534.63 miliar. Imbal hasil obligasi pemerintah IDR tenor 10 tahun naik menjadi 6.64% dari penutupan pekan sebelumnya 6.62%. Penanaman Modal Asing tumbuh 13.7% YoY di 2023 mencapai IDR744 triliun dengan investasi terbesar di sektor logam, transportasi, pergudangan & telekomunikasi, serta pertambangan. Pekan ini pelaku pasar menantikan rilis data inflasi bulan Desember yang diperkirakan tumbuh 0.28% MoM dan 2.53% YoY.

 

 

Unduh Dokumen

 

 

  • IDB: BI mempertahankan suku bunga di 6%

    Investment Daily Bread

    Baca selengkapnya
  • IDB: Menjelang rilis pendapatan Nvidia

    Investment Daily Bread

    Baca selengkapnya
  • Seeking Alpha Februari 2024: Dampak penurunan Fed Funds Rate terhadap pasar saham Indonesia

    Seeking Alpha

    Baca selengkapnya
Lihat semua

 

 

Unduh Dokumen

 

 

Confirm