29 Juni, 2022
Global – Bursa saham Amerika Serikat melemah disebabkan memburuknya prospek konsumen dan kekhawatiran inflasi, membayangi optimisme pelonggaran protokol karantina Covid yang ketat di China. Indeks S&P 500 turun 2.01%, Dow Jones turun 1.56% dan Nasdaq turun 2.98%. Sektor consumer discretionary, IT, dan communication services memimpin penurunan. Indeks keyakinan konsumen AS – Conference Board Consumer Confidence Index – turun ke level terendah dalam lebih dari setahun, menjadi 98.7 dari bulan sebelumnya 103.2. Ekspektasi konsumen selama enam bulan ke depan turun ke level terendah dalam hampir satu dekade disebabkan oleh inflasi yang tinggi. Imbal hasil UST 10 tahun turun menjadi 3.17%.
Asia – Komite Kesehatan Nasional China menyatakan akan memotong waktu karantina bagi turis menjadi 7 hari dari 14 hari. Pasar menyambut positif berita ini karena ini menunjukkan sinyal pelonggaran pendekatan China akan zero Covid policies. Pasar saham Asia menguat, naik 0.28%. Sektor energy, dan utility memimpin penguatan.
Indonesia – IHSG melemah di hari kedua turun 0.28%, sementara BINDO menguat 0.11%. Investor asing di pasar saham membukukan penjualan bersih senilai IDR1.49 triliun. Imbal hasil obligasi pemerintah IDR tenor 10 tahun naik ke level 7.30%.
*Menggunakan data penutupan tanggal 27 Juni 2022
Catatan: Penulisan angka pada publikasi ini menggunakan format Bahasa Inggris. Sumber: Bloomberg.
IWH: Kekhawatiran resesi AS menekan sentimen global
Investment Weekly Highlights
IDB: Data tenaga kerja AS lebih lemah dari ekspektasi
Investment Daily Bread
Monthly market review Agustus 2024
Baca selengkapnya*Menggunakan data penutupan tanggal 27 Juni 2022
Catatan: Penulisan angka pada publikasi ini menggunakan format Bahasa Inggris. Sumber: Bloomberg.