Skip to main content
Back

Moderasi inflasi AS mengangkat sentimen pasar global

20 Mei 2024

Pasar saham Amerika Serikat ditutup positif pekan lalu dan sempat menyentuh rekor penutupan tertinggi baru. Sentimen pasar didukung oleh data inflasi yang lebih rendah dari ekspektasi, di mana CPI bulanan di April tumbuh sedikit lebih rendah dari ekspektasi sebesar 0.3% MoM, sementara laju tahunannya tumbuh sesuai ekspektasi sebesar 3.4% YoY. Data ini mengurangi kekhawatiran bahwa inflasi tinggi akan menghalangi Federal Reserve untuk memangkas suku bunga di tahun ini. Sementara itu beberapa pejabat The Fed, termasuk Chair Powell, berkomentar bahwa bank sentral harus mempertahankan suku bunga tinggi lebih lama karena masih menunggu lebih banyak bukti bahwa inflasi mereda, menunjukkan bahwa Fed tidak terburu-buru menurunkan suku bunga. Indeks S&P 500 ditutup menguat 1.54% pekan lalu dan imbal hasil UST 10Y turun dari 4.49% ke 4.42%. 

 

Pasar saham kawasan Asia juga mencatat penguatan pekan lalu didukung oleh menguatnya harapan pemangkasan suku bunga The Fed, turunnya imbal hasil UST, serta laporan earnings yang positif dari emiten Asia. Pemerintah China mengumumkan upaya untuk menopang pasar properti dengan melonggarkan aturan dan mendorong pemerintah daerah untuk membeli rumah yang tidak terjual dari pengembang untuk dikonversi menjadi perumahan yang terjangkau. Bank sentral China akan menyediakan anggaran RMB300 miliar pinjaman untuk program ini. Selain itu bank sentral China juga menurunkan down payment minimum dari 20% menjadi 15% untuk pembelian rumah pertama guna mendorong permintaan pasar properti. Secara keseluruhan indeks MSCI Asia Pacific ditutup positif 2.43% pekan lalu.

 

Pasar domestik mencatat kinerja positif pekan lalu dengan indeks saham IDX80 menguat 2.55% dan indeks obligasi BINDO menguat 0.65%. Selain dari sentimen global yang kondusif, pasar juga merespons data domestik yang positif di mana neraca perdagangan mencatatkan surplus USD3.56 miliar di April, lebih tinggi dari ekspektasi USD3.1 miliar. Selain itu Indeks Keyakinan Konsumen juga membaik di April, naik ke level 127.7 dari 123.8 pada bulan sebelumnya, mengindikasikan konsumen yang lebih optimis terhadap ekonomi. Imbal hasil SBN 10Y turun dari 6.96% menjadi 6.93% pekan lalu, dan Rupiah menguat 0.56% terhadap USD ke level IDR15,955.

 

 

 

Unduh Dokumen

 

 

  • IDB: Pemerintah berkomitmen menjaga disiplin fiskal

    Investment Daily Bread

    Baca selengkapnya
  • IWH: Outlook defisit fiskal AS melebar

    Investment Weekly Highlights

    Baca selengkapnya
  • IDB: Pelemahan sektor teknologi menekan kinerja pasar saham global

    Investment Daily Bread

    Baca selengkapnya
Lihat semua

 

 

 

Unduh Dokumen

 

 

Waspada modus penipuan mengatasnamakan MAMI. Selengkapnya

View more

Pastikan untuk membeli Reksa Dana Manulife melalui MAMI atau mitra distribusi kami. 

View more

Waspada modus penipuan mengatasnamakan MAMI. Selengkapnya

View more

Pastikan untuk membeli Reksa Dana Manulife melalui MAMI atau mitra distribusi kami. 

View more