Skip to main content
Back

Menantikan data tenaga kerja AS

6 Oktober, 2023

 

Global – Pasar saham Amerika Serikat bergerak fluktuatif menantikan rilis data ketenagakerjaan nonfarm payroll, yang akan menjadi rilis data tenaga kerja terakhir sebelum rapat FOMC di awal November. Konsensus pasar memperkirakan terdapat 170 ribu pekerja baru di November, lebih rendah dari bulan sebelumnya 187 ribu. Sebelumnya, data ADP Employment juga menunjukkan perekrutan pekerja yang lebih rendah dari ekspektasi di September. Indeks S&P 500 melemah 0.13% dengan mayoritas sektor mencatat pelemahan. Imbal hasil UST 10Y melanjutkan penurunan ke 4.72% dari level tertingginya 4.79% di Selasa. Sementara itu harga minyak Brent juga terus menurun ke USD84 per barel dari level tertingginya di USD96 pekan lalu, seiring dengan ekspektasi ekonomi global akan melambat.

 

Asia – Pasar saham kawasan Asia menguat, dengan indeks MSCI Asia Pacific ditutup naik 1.18%, mengakhiri pelemahan tiga hari beruntun. Meredanya harga minyak dunia dan imbal hasil UST menjadi sentimen positif bagi pasar. Selain itu data ADP Employment AS yang di bawah ekspektasi juga mendukung sentimen pasar.  

 

Indonesia – IHSG melemah 0.17% dengan sektor properti dan energi melemah terdalam sementara sektor kesehatan mencatat kinerja terbaik. Investor asing mencatat penjualan bersih IDR673 miliar di pasar saham. Pasar obligasi juga melemah 0.17% dengan imbal hasil SBN 10Y turun dari 7.10% ke 7.04%.   

 

*Menggunakan data penutupan 4 Oktober 2023
Catatan: Penulisan angka pada publikasi ini menggunakan format Bahasa Inggris. Sumber: Bloomberg. 

 

Unduh Dokumen



6 Oktober, 2023

 

Global – Pasar saham Amerika Serikat bergerak fluktuatif menantikan rilis data ketenagakerjaan nonfarm payroll, yang akan menjadi rilis data tenaga kerja terakhir sebelum rapat FOMC di awal November. Konsensus pasar memperkirakan terdapat 170 ribu pekerja baru di November, lebih rendah dari bulan sebelumnya 187 ribu. Sebelumnya, data ADP Employment juga menunjukkan perekrutan pekerja yang lebih rendah dari ekspektasi di September. Indeks S&P 500 melemah 0.13% dengan mayoritas sektor mencatat pelemahan. Imbal hasil UST 10Y melanjutkan penurunan ke 4.72% dari level tertingginya 4.79% di Selasa. Sementara itu harga minyak Brent juga terus menurun ke USD84 per barel dari level tertingginya di USD96 pekan lalu, seiring dengan ekspektasi ekonomi global akan melambat.

 

Asia – Pasar saham kawasan Asia menguat, dengan indeks MSCI Asia Pacific ditutup naik 1.18%, mengakhiri pelemahan tiga hari beruntun. Meredanya harga minyak dunia dan imbal hasil UST menjadi sentimen positif bagi pasar. Selain itu data ADP Employment AS yang di bawah ekspektasi juga mendukung sentimen pasar.  

 

Indonesia – IHSG melemah 0.17% dengan sektor properti dan energi melemah terdalam sementara sektor kesehatan mencatat kinerja terbaik. Investor asing mencatat penjualan bersih IDR673 miliar di pasar saham. Pasar obligasi juga melemah 0.17% dengan imbal hasil SBN 10Y turun dari 7.10% ke 7.04%.   

 

*Menggunakan data penutupan 4 Oktober 2023
Catatan: Penulisan angka pada publikasi ini menggunakan format Bahasa Inggris. Sumber: Bloomberg. 

 

Unduh Dokumen



  • IDB: Sentimen global dibayangi pergeseran ekspektasi pemangkasan suku bunga

    Investment Daily Bread

    Baca selengkapnya
  • Seeking Alpha April 2024: Memahami dinamika & volatilitas pasar terkini

    Seeking Alpha

    Baca selengkapnya
  • IDB: Sentimen global masih mendominasi pasar finansial domestik

    Investment Daily Bread

    Baca selengkapnya
Lihat semua

Pastikan untuk membeli Reksa Dana Manulife melalui MAMI atau mitra distribusi kami. Waspada modus penipuan mengatasnamakan MAMI. Selengkapnya

View more

Pastikan untuk membeli Reksa Dana Manulife melalui MAMI atau mitra distribusi kami. Waspada modus penipuan mengatasnamakan MAMI. Selengkapnya

View more
Confirm