Skip to main content
Back

Memanasnya konflik Israel - Iran

16 Juni 2025


Global
Pasar dibayangi oleh eskalasi konflik Israel - Iran setelah kedua negara saling menyerang, meningkatkan kekhawatiran konflik dapat meluas. Indeks S&P 500 ditutup -1.13% dan imbal hasil UST 10Y naik dari 4.36% ke 4.40%. Meningkatnya ketegangan geopolitik mendukung minat terhadap aset safe haven seperti emas yang naik +1.37% dan USD yang menguat +0.27%. Harga minyak Brent melonjak +7.02% di tengah kekhawatiran suplai minyak imbas dari konflik Israel - Iran. Sementara itu data keyakinan konsumen AS dari University of Michigan menunjukkan perbaikan, naik ke level 60.5 di Juni.   

Asia
Pasar saham kawasan Asia juga melemah merespons eskalasi konflik di Timur Tengah, dengan indeks MSCI Asia Pacific turun -1.04%. Mayoritas pasar mencatat pelemahan, dengan indeks TWSE Taiwan melemah terdalam -0.96% dan indeks KOSPI Korea Selatan -0.87%. Secara sektoral, mayoritas mencatat pelemahan, dengan sektor consumer discretionary melemah terdalam, sementara sektor energi positif didukung kenaikan harga minyak. 

Indonesia

Pasar saham domestik mencatat kinerja negatif dengan indeks IDX80 -0.67%. Mayoritas sektor mencatat pelemahan, dengan sektor teknologi melemah terdalam. Sementara itu investor asing mencatat pembelian bersih IDR478 miliar di pasar saham. Indeks obligasi BINDO juga ditutup -0.08% dengan imbal hasil SBN 10Y naik dari 6.68% ke 6.72%. Pemerintah menyatakan telah mengajukan proposal untuk tarif negosiasi dengan AS dan menantikan pembicaraan lebih lanjut dengan Washington.




Unduh Dokumen

16 Juni 2025


Global
Pasar dibayangi oleh eskalasi konflik Israel - Iran setelah kedua negara saling menyerang, meningkatkan kekhawatiran konflik dapat meluas. Indeks S&P 500 ditutup -1.13% dan imbal hasil UST 10Y naik dari 4.36% ke 4.40%. Meningkatnya ketegangan geopolitik mendukung minat terhadap aset safe haven seperti emas yang naik +1.37% dan USD yang menguat +0.27%. Harga minyak Brent melonjak +7.02% di tengah kekhawatiran suplai minyak imbas dari konflik Israel - Iran. Sementara itu data keyakinan konsumen AS dari University of Michigan menunjukkan perbaikan, naik ke level 60.5 di Juni.   

Asia
Pasar saham kawasan Asia juga melemah merespons eskalasi konflik di Timur Tengah, dengan indeks MSCI Asia Pacific turun -1.04%. Mayoritas pasar mencatat pelemahan, dengan indeks TWSE Taiwan melemah terdalam -0.96% dan indeks KOSPI Korea Selatan -0.87%. Secara sektoral, mayoritas mencatat pelemahan, dengan sektor consumer discretionary melemah terdalam, sementara sektor energi positif didukung kenaikan harga minyak. 

Indonesia

Pasar saham domestik mencatat kinerja negatif dengan indeks IDX80 -0.67%. Mayoritas sektor mencatat pelemahan, dengan sektor teknologi melemah terdalam. Sementara itu investor asing mencatat pembelian bersih IDR478 miliar di pasar saham. Indeks obligasi BINDO juga ditutup -0.08% dengan imbal hasil SBN 10Y naik dari 6.68% ke 6.72%. Pemerintah menyatakan telah mengajukan proposal untuk tarif negosiasi dengan AS dan menantikan pembicaraan lebih lanjut dengan Washington.




Unduh Dokumen

  • Monthly Market Review Juni 2026

    Monthly Market Review

    Baca selengkapnya
  • Seeking Alpha Juli 2026: Stabilitas dan konsistensi kebijakan jadi harapan penopang kinerja pasar

    Seeking Alpha

    Baca selengkapnya
  • IWH: Data ekonomi domestik mengecewakan

    Investment Weekly Highlights

    Baca selengkapnya
Lihat semua
Siaran Pers

Manulife Wealth & Asset Management Akuisisi Schroders Indonesia. Selengkapnya.

View more