Skip to main content
Back

Ketegangan Timur Tengah & Kenaikan imbal hasil UST membebani pasar

19 Oktober, 2023

 

Global – Bursa saham Amerika Serikat melemah di tengah meningkatnya ketegangan di Timur Tengah, kekhawatiran terhadap lesunya properti China dan terus meningkatnya imbal hasil UST. S&P 500 turun 1.34%, Dow Jones turun 0.98% dan Nasdaq turun 1.62%. Penghindaran risiko meningkat secara global dan harga minyak melonjak setelah pertemuan antara Presiden Joe Biden dan para pemimpin Arab dibatalkan menyusul serangan terhadap sebuah rumah sakit di Gaza. Aksi jual pasar Treasury berlanjut di tengah spekulasi The Fed belum selesai menaikkan suku bunga sehingga mendorong imbal hasil UST 10 tahun naik ke level tertinggi sejak tahun 2007 ke level 4.91%. 

 

Asia – Bursa saham Asia melemah karena kekhawatiran atas konflik Timur Tengah dan tekanan properti China membebani sentimen pasar. Saham China ditutup lebih rendah meskipun pertumbuhan PDB kuartal tiga lebih baik dari perkiraan karena data investasi properti dan penjualan rumah kurang memuaskan dan investor mengalihkan perhatian pada musim earnings yang sedang berlangsung. PDB China (3Q) tumbuh di atas estimasi sebesar 4.9% YoY didorong oleh meningkatnya konsumsi masyarakat mulai dari restoran, minuman beralkohol, hingga mobil, mengimbangi hambatan yang disebabkan oleh krisis properti. Hal ini membuat pertumbuhan tahunan pemerintah dapat tercapai. 

 

Indonesia – IHSG melemah 0.17%, sementara BINDO melemah 0.08%. Investor asing di pasar saham membukukan penjualan bersih senilai IDR1.57 triliun. Imbal hasil obligasi pemerintah IDR tenor 10 tahun naik menjadi 6.88%. 

 

*Menggunakan data penutupan 17 Oktober 2023
Catatan: Penulisan angka pada publikasi ini menggunakan format Bahasa Inggris. Sumber: Bloomberg. 

 

Unduh Dokumen



19 Oktober, 2023

 

Global – Bursa saham Amerika Serikat melemah di tengah meningkatnya ketegangan di Timur Tengah, kekhawatiran terhadap lesunya properti China dan terus meningkatnya imbal hasil UST. S&P 500 turun 1.34%, Dow Jones turun 0.98% dan Nasdaq turun 1.62%. Penghindaran risiko meningkat secara global dan harga minyak melonjak setelah pertemuan antara Presiden Joe Biden dan para pemimpin Arab dibatalkan menyusul serangan terhadap sebuah rumah sakit di Gaza. Aksi jual pasar Treasury berlanjut di tengah spekulasi The Fed belum selesai menaikkan suku bunga sehingga mendorong imbal hasil UST 10 tahun naik ke level tertinggi sejak tahun 2007 ke level 4.91%. 

 

Asia – Bursa saham Asia melemah karena kekhawatiran atas konflik Timur Tengah dan tekanan properti China membebani sentimen pasar. Saham China ditutup lebih rendah meskipun pertumbuhan PDB kuartal tiga lebih baik dari perkiraan karena data investasi properti dan penjualan rumah kurang memuaskan dan investor mengalihkan perhatian pada musim earnings yang sedang berlangsung. PDB China (3Q) tumbuh di atas estimasi sebesar 4.9% YoY didorong oleh meningkatnya konsumsi masyarakat mulai dari restoran, minuman beralkohol, hingga mobil, mengimbangi hambatan yang disebabkan oleh krisis properti. Hal ini membuat pertumbuhan tahunan pemerintah dapat tercapai. 

 

Indonesia – IHSG melemah 0.17%, sementara BINDO melemah 0.08%. Investor asing di pasar saham membukukan penjualan bersih senilai IDR1.57 triliun. Imbal hasil obligasi pemerintah IDR tenor 10 tahun naik menjadi 6.88%. 

 

*Menggunakan data penutupan 17 Oktober 2023
Catatan: Penulisan angka pada publikasi ini menggunakan format Bahasa Inggris. Sumber: Bloomberg. 

 

Unduh Dokumen



  • IDB: Fed memberi sinyal penundaan penurunan suku bunga

    Investment Daily Bread

    Baca selengkapnya
  • Investment note: Tensi geopolitik Timur Tengah terkini

    Baca selengkapnya
  • IDB: Eskalasi konflik geopolitik & data ekonomi AS yang kuat membayangi pasar finansial global

    Investment Daily Bread

    Baca selengkapnya
Lihat semua

Waspada modus penipuan mengatasnamakan MAMI. Selengkapnya

View more

Waspada modus penipuan mengatasnamakan MAMI. Selengkapnya

View more
Confirm