Skip to main content
Back

Kekhawatiran Inflasi Kembali Bayangi Pasar Global

25 Oktober, 2021

Pekan Lalu

Pasar saham Amerika Serikat bergerak positif pekan lalu didukung rilis laporan keuangan emiten yang lebih baik dari ekspektasi. Sejauh ini 23% dari emiten dalam S&P 500 telah merilis laporan keuangan Q3 di mana 84% mencatat earnings lebih baik dari ekspektasi pasar.  Fed Chair Jerome Powell mengatakan kendala rantai pasokan global dapat menyebabkan inflasi persisten pada level tinggi. Walau demikian Powell kembali menekankan pandangannya inflasi akan mereda seiring dengan membaiknya kendala pasokan. Powell juga memberi sinyal tapering dapat dimulai November, sementara belum melihat kemungkinan adanya kenaikan suku bunga. Indeks S&P 500 ditutup naik 1.64% pekan lalu dan imbal hasil US Treasury 10Y naik dari 1.57% ke 1.63%. 

Pertumbuhan ekonomi China melambat di Q3-2021 karena meningkatnya kasus COVID-19 dan kendala rantai pasokan. PDB China tumbuh 4.9% YoY di Q3-2021 lebih rendah dari estimasi 5.0% YoY dan kuartal sebelumnya 7.9% YoY. Sementara itu Evergrande menghindari gagal bayar setelah melakukan pembayaran kupon obligasi offshore sebesar USD83.5 juta akhir pekan lalu. Pemerintah China menekankan pada publik bahwa kondisi di sektor properti tidak akan meluas dan menyebabkan krisis. Indeks MSCI Asia Pacific ditutup naik 0.87% pekan lalu.

Di pasar domestik, Bank Indonesia mempertahankan suku bunga acuan pada 3.50%. Selain itu BI juga memberi indikasi bahwa suku bunga belum akan berubah tahun depan. IHSG bergerak sideways pekan lalu setelah dalam tige minggu sebelumnya terus mencatat rally. IHSG ditutup naik terbatas 0.16% pekan lalu di mana sektor finansial dan transportasi mencatat kinerja terbaik, sementara sektor energi dan industrial melemah. Arus dana asing masuk ke pasar saham Indonesia tetap kuat di mana investor asing mencatat pembelian bersih IDR3.2 triliun. Pasar obligasi juga ditutup naik 0.12% pekan lalu dengan imbal hasil obligasi pemerintah 10Y relatif stabil di kisaran 6.06%.

 

Pekan Ini

Pekan ini pasar akan memperhatikan data PCE Amerika Serikat di tengah meningkatnya narasi terkait inflasi tinggi dan stagflasi. PCE diperkirakan pada level 4.4%. Selain itu pasar juga akan memperhatikan rapat bank sentral Eropa terkait arah kebijakan pembelian aset di tengah inflasi yang meningkat.

 

Unduh Dokumen

  • IDB: Pemerintah berkomitmen menjaga disiplin fiskal

    Investment Daily Bread

    Baca selengkapnya
  • IWH: Outlook defisit fiskal AS melebar

    Investment Weekly Highlights

    Baca selengkapnya
  • IDB: Pelemahan sektor teknologi menekan kinerja pasar saham global

    Investment Daily Bread

    Baca selengkapnya
Lihat semua

Waspada modus penipuan mengatasnamakan MAMI. Selengkapnya

View more

Pastikan untuk membeli Reksa Dana Manulife melalui MAMI atau mitra distribusi kami. 

View more

Waspada modus penipuan mengatasnamakan MAMI. Selengkapnya

View more

Pastikan untuk membeli Reksa Dana Manulife melalui MAMI atau mitra distribusi kami. 

View more