Skip to main content
Back

Inflasi Indonesia melandai 

2 Juli 2024




Global

Pasar saham Amerika Serikat bergerak fluktuatif namun berhasil ditutup positif. Indeks S&P 500 ditutup naik 0.27% didukung oleh penguatan sektor teknologi. Pasar memperhatikan perkembangan pemilu, terutama skenario apabila Trump menjadi Presiden. Di sisi lain pasar juga mencermati bahwa Biden dan Trump tidak berbicara mengenai defisit fiskal yang melebar sehingga menekan imbal hasil UST, di mana tenor 10Y naik dari 4.39% ke 4.46%. Data ISM Manufacturing AS melemah di Juni dari 48.7 ke 48.5 yang merupakan pelemahan tiga bulan berturut-turut.  

 

Asia

Pasar saham kawasan Asia memulai pekan dengan mencatat kinerja positif. Indeks MSCI Asia Pacific ditutup positif 0.03% dengan sektor material mencatat kinerja terbaik, sementara sektor healthcare melemah terdalam. Pasar China mencatat kinerja positif setelah data aktivitas manufaktur China, Caixin PMI manufaktur, naik ke 51.8 di Juni dari bulan sebelumnya 51.7.

 

Indonesia

Di pasar domestik, terjadi deflasi di Juni -0.08% MoM, sementara inflasi tahunan turun ke level 1.90% YoY dari sebelumnya 1.93%. Deflasi disebabkan terutama oleh deflasi komponen volatile foods sebesar -0.98%. Indeks saham IDX80 ditutup positif 1.02% dengan sektor transportasi mencatat penguatan tertinggi. Investor asing mencatat pembelian bersih IDR185 miliar di pasar saham. Sementara itu pasar obligasi ditutup turun 0.01% dengan imbal hasil SBN 10Y stabil di 7.07%.

 



Unduh Dokumen



2 Juli 2024




Global

Pasar saham Amerika Serikat bergerak fluktuatif namun berhasil ditutup positif. Indeks S&P 500 ditutup naik 0.27% didukung oleh penguatan sektor teknologi. Pasar memperhatikan perkembangan pemilu, terutama skenario apabila Trump menjadi Presiden. Di sisi lain pasar juga mencermati bahwa Biden dan Trump tidak berbicara mengenai defisit fiskal yang melebar sehingga menekan imbal hasil UST, di mana tenor 10Y naik dari 4.39% ke 4.46%. Data ISM Manufacturing AS melemah di Juni dari 48.7 ke 48.5 yang merupakan pelemahan tiga bulan berturut-turut.  

 

Asia

Pasar saham kawasan Asia memulai pekan dengan mencatat kinerja positif. Indeks MSCI Asia Pacific ditutup positif 0.03% dengan sektor material mencatat kinerja terbaik, sementara sektor healthcare melemah terdalam. Pasar China mencatat kinerja positif setelah data aktivitas manufaktur China, Caixin PMI manufaktur, naik ke 51.8 di Juni dari bulan sebelumnya 51.7.

 

Indonesia

Di pasar domestik, terjadi deflasi di Juni -0.08% MoM, sementara inflasi tahunan turun ke level 1.90% YoY dari sebelumnya 1.93%. Deflasi disebabkan terutama oleh deflasi komponen volatile foods sebesar -0.98%. Indeks saham IDX80 ditutup positif 1.02% dengan sektor transportasi mencatat penguatan tertinggi. Investor asing mencatat pembelian bersih IDR185 miliar di pasar saham. Sementara itu pasar obligasi ditutup turun 0.01% dengan imbal hasil SBN 10Y stabil di 7.07%.

 



Unduh Dokumen



  • IWH: BI fokus menjaga Rupiah dan pemerintah bentuk BUMN sentralisasi ekspor

    Investment Weekly Highlights

    Baca selengkapnya
  • Seeking Alpha Mei 2026: Mencari keseimbangan pertumbuhan & stabilitas

    Seeking Alpha

    Baca selengkapnya
  • IWH: Meningkatnya kekhawatiran inflasi global

    Investment Weekly Highlights

    Baca selengkapnya
Lihat semua
Informasi libur

Menyambut Hari Raya Idul Adha 1447 H, kantor kami tidak beroperasi pada 27-28 Mei 2026 dan akan kembali beroperasi pada 29 Mei 2026. Selengkapnya

View more
Siaran Pers

Manulife Wealth & Asset Management Akuisisi Schroders Indonesia. Selengkapnya.

View more