Skip to main content
Back

Inflasi AS sesuai dengan ekspektasi

12 september 2024


Global
Pasar saham Amerika Serikat bergerak fluktuatif namun berhasil ditutup positif didukung penguatan saham teknologi. Data inflasi AS Agustus selaras dengan ekspektasi pasar, di mana inflasi bulanan stabil di 0.2% MoM dan inflasi tahunan turun ke 2.5% YoY. Namun inflasi inti sedikit lebih tinggi dari ekspektasi di 0.3% MoM, yang memperkuat pandangan The Fed akan menurunkan suku bunga secara gradual. Indeks S&P 500 ditutup positif 1.07% dengan sektor IT menjadi kontributor pertumbuhan. Imbal hasil UST 10Y naik dari 3.64% ke 3.65%.    

Asia
Pasar saham kawasan Asia kembali melemah, dengan indeks MSCI Asia Pacific turun 0.49% yang merupakan pelemahan 3 hari berturut-turut. Mayoritas pasar di kawasan mencatat pelemahan dibayangi prospek melambatnya pertumbuhan ekonomi China dan AS, serta kenaikan suku bunga Jepang. 

Indonesia

Pasar saham domestik bergerak fluktuatif, dengan indeks IDX80 naik 0.05%, sementara LQ45 turun 0.02%. Sektor teknologi mencatat kinerja terbaik di pasar, sementara sektor konsumer siklikal melemah terdalam. Investor asing mencatat pembelian bersih IDR231 miliar di pasar saham. Pasar obligasi juga ditutup positif 0.08% dengan imbal hasil SBN 10Y turun dari 6.62% ke 6.58%.
 



Unduh Dokumen

12 september 2024


Global
Pasar saham Amerika Serikat bergerak fluktuatif namun berhasil ditutup positif didukung penguatan saham teknologi. Data inflasi AS Agustus selaras dengan ekspektasi pasar, di mana inflasi bulanan stabil di 0.2% MoM dan inflasi tahunan turun ke 2.5% YoY. Namun inflasi inti sedikit lebih tinggi dari ekspektasi di 0.3% MoM, yang memperkuat pandangan The Fed akan menurunkan suku bunga secara gradual. Indeks S&P 500 ditutup positif 1.07% dengan sektor IT menjadi kontributor pertumbuhan. Imbal hasil UST 10Y naik dari 3.64% ke 3.65%.    

Asia
Pasar saham kawasan Asia kembali melemah, dengan indeks MSCI Asia Pacific turun 0.49% yang merupakan pelemahan 3 hari berturut-turut. Mayoritas pasar di kawasan mencatat pelemahan dibayangi prospek melambatnya pertumbuhan ekonomi China dan AS, serta kenaikan suku bunga Jepang. 

Indonesia

Pasar saham domestik bergerak fluktuatif, dengan indeks IDX80 naik 0.05%, sementara LQ45 turun 0.02%. Sektor teknologi mencatat kinerja terbaik di pasar, sementara sektor konsumer siklikal melemah terdalam. Investor asing mencatat pembelian bersih IDR231 miliar di pasar saham. Pasar obligasi juga ditutup positif 0.08% dengan imbal hasil SBN 10Y turun dari 6.62% ke 6.58%.
 



Unduh Dokumen

  • IWH: BI fokus menjaga Rupiah dan pemerintah bentuk BUMN sentralisasi ekspor

    Investment Weekly Highlights

    Baca selengkapnya
  • Seeking Alpha Mei 2026: Mencari keseimbangan pertumbuhan & stabilitas

    Seeking Alpha

    Baca selengkapnya
  • IWH: Meningkatnya kekhawatiran inflasi global

    Investment Weekly Highlights

    Baca selengkapnya
Lihat semua
Informasi libur

Menyambut Hari Raya Idul Adha 1447 H, kantor kami tidak beroperasi pada 27-28 Mei 2026 dan akan kembali beroperasi pada 29 Mei 2026. Selengkapnya

View more
Siaran Pers

Manulife Wealth & Asset Management Akuisisi Schroders Indonesia. Selengkapnya.

View more