Skip to main content
Back

Inflasi AS lebih tinggi dari ekspektasi

11 Oktober 2024


Global
Pasar saham Amerika Serikat merespon data inflasi AS yang lebih tinggi dari ekspektasi. Inflasi September tumbuh 0.2% MoM/2.4% YoY lebih tinggi dari ekspektasi 0.1% MoM/2.3% YoY. Inflasi inti juga lebih tinggi dari ekspektasi di 0.3% MoM/3.2% YoY. Selain itu data klaim pengangguran juga naik menjadi 258 ribu, lebih tinggi dari ekspektasi 230 ribu. Inflasi yang persisten dan sektor tenaga kerja yang melemah meningkatkan kekhawatiran pasar terhadap outlook pemangkasan FFR. Indeks S&P 500 melemah 0.21% dan imbal hasil UST 10Y stabil di kisaran 4.06%.   

Asia
Pasar saham kawasan Asia mencatat penguatan, dengan indeks MSCI Asia Pacific ditutup naik 0.75%. Sentimen pasar didukung oleh harapan stimulus China, setelah kementerian keuangan China dikabarkan akan membahas terkait kebijakan fiskal di Sabtu mendatang. Sementara itu bank sentral Korea Selatan memangkas suku bunga 25bps ke 3.25% yang merupakan pemangkasan suku bunga pertama sejak awal pengetatan moneter di Maret 2022. 

Indonesia

Di pasar domestik, indeks saham IDX80 melemah 0.24% dengan sektor material mencatat pelemahan terdalam, sementara sektor konsumer siklikal mencatat penguatan tertinggi. Investor asing mencatat penjualan bersih IDR977 miliar di pasar saham. Sementara itu indeks obligasi BINDO menguat 0.08% dengan imbal hasil SBN 10Y stabil di kisaran 6.69%.

 



Unduh Dokumen

11 Oktober 2024


Global
Pasar saham Amerika Serikat merespon data inflasi AS yang lebih tinggi dari ekspektasi. Inflasi September tumbuh 0.2% MoM/2.4% YoY lebih tinggi dari ekspektasi 0.1% MoM/2.3% YoY. Inflasi inti juga lebih tinggi dari ekspektasi di 0.3% MoM/3.2% YoY. Selain itu data klaim pengangguran juga naik menjadi 258 ribu, lebih tinggi dari ekspektasi 230 ribu. Inflasi yang persisten dan sektor tenaga kerja yang melemah meningkatkan kekhawatiran pasar terhadap outlook pemangkasan FFR. Indeks S&P 500 melemah 0.21% dan imbal hasil UST 10Y stabil di kisaran 4.06%.   

Asia
Pasar saham kawasan Asia mencatat penguatan, dengan indeks MSCI Asia Pacific ditutup naik 0.75%. Sentimen pasar didukung oleh harapan stimulus China, setelah kementerian keuangan China dikabarkan akan membahas terkait kebijakan fiskal di Sabtu mendatang. Sementara itu bank sentral Korea Selatan memangkas suku bunga 25bps ke 3.25% yang merupakan pemangkasan suku bunga pertama sejak awal pengetatan moneter di Maret 2022. 

Indonesia

Di pasar domestik, indeks saham IDX80 melemah 0.24% dengan sektor material mencatat pelemahan terdalam, sementara sektor konsumer siklikal mencatat penguatan tertinggi. Investor asing mencatat penjualan bersih IDR977 miliar di pasar saham. Sementara itu indeks obligasi BINDO menguat 0.08% dengan imbal hasil SBN 10Y stabil di kisaran 6.69%.

 



Unduh Dokumen

  • IWH: Akselerasi pertumbuhan ekonomi AS mengangkat sentimen pasar

    Investment Weekly Highlights

    Baca selengkapnya
  • Seeking Alpha Desember 2025: Meneropong potensi pasar finansial 2026

    Seeking Alpha

    Baca selengkapnya
  • IWH: Menunggu Rapat Bank Indonesia

    Investment Weekly Highlights

    Baca selengkapnya
Lihat semua
Informasi libur

Menyambut Tahun Baru 2026, kantor kami tidak beroperasi pada 31 Desember 2025 s.d. 1 Januari 2026 dan akan kembali beroperasi pada 2 Januari 2026. Selengkapnya

View more
Siaran Pers

Manulife Wealth & Asset Management Akuisisi Schroders Indonesia. Selengkapnya.

View more
Informasi libur

Menyambut Tahun Baru 2026, kantor kami tidak beroperasi pada 31 Desember 2025 s.d. 1 Januari 2026 dan akan kembali beroperasi pada 2 Januari 2026. Selengkapnya

View more
Siaran Pers

Manulife Wealth & Asset Management Akuisisi Schroders Indonesia. Selengkapnya.

View more