Skip to main content
Back

IHSG turun ke level terendah sejak September 2021

3 Maret 2025


Global
Pasar saham AS menguat dengan indeks S&P 500 naik 1.59%. Sentimen pasar mereda usai ketegangan tentang tarif Trump menurun. Selain itu, rilis data inflasi PCE sesuai ekspektasi dan berada di angka 2.5% YoY dan 0.3% MoM. Sementara itu, Federal Reserve Bank of Atlanta memperkirakan PDB 1Q-2025 AS akan turun di angka 1.5% dari perkiraan sebelumnya di 2.3%. Imbal hasil UST 10Y turun 5bps dari 4.26% ke 4.21%.   

Asia
Pasar saham Asia Pasifik kembali melemah dengan indeks MSCI Asia Pasifik turun 2.49%. Pelemahan dipicu ancaman tarif baru oleh Presiden Trump terhadap China. Perusahaan sektor teknologi seperti Alibaba, Tencent, dan Samsung menjadi kontributor pelemahan indeks terbesar. Mayoritas pasar melemah dengan indeks CSI 300 turun 1.97%, indeks TOPIX turun 1.98%, dan indeks KOSPI turun 3.39%. Data ekonomi yang dirilis adalah PMI manufaktur China yang naik ke 50.2 di Februari dari 49.1 di bulan sebelumnya.  

Indonesia

Pasar saham domestik kembali melemah dengan indeks IDX80 turun 3.77% akibat Rupiah yang melemah terdalam lagi ke 16.580/USD. Semua sektor melemah dengan sektor bahan dasar mencatat pelemahan terdalam di pasar. Tekanan pasar juga berasal dari penjualan bersih investor asing sebesar IDR2.9 triliun yang menjadi penjualan terbesar di tahun 2025. Indeks obligasi BINDO turun 0.03% dan imbal hasil SBN 10Y relatif stagnan di 6.91%.




Unduh Dokumen

3 Maret 2025


Global
Pasar saham AS menguat dengan indeks S&P 500 naik 1.59%. Sentimen pasar mereda usai ketegangan tentang tarif Trump menurun. Selain itu, rilis data inflasi PCE sesuai ekspektasi dan berada di angka 2.5% YoY dan 0.3% MoM. Sementara itu, Federal Reserve Bank of Atlanta memperkirakan PDB 1Q-2025 AS akan turun di angka 1.5% dari perkiraan sebelumnya di 2.3%. Imbal hasil UST 10Y turun 5bps dari 4.26% ke 4.21%.   

Asia
Pasar saham Asia Pasifik kembali melemah dengan indeks MSCI Asia Pasifik turun 2.49%. Pelemahan dipicu ancaman tarif baru oleh Presiden Trump terhadap China. Perusahaan sektor teknologi seperti Alibaba, Tencent, dan Samsung menjadi kontributor pelemahan indeks terbesar. Mayoritas pasar melemah dengan indeks CSI 300 turun 1.97%, indeks TOPIX turun 1.98%, dan indeks KOSPI turun 3.39%. Data ekonomi yang dirilis adalah PMI manufaktur China yang naik ke 50.2 di Februari dari 49.1 di bulan sebelumnya.  

Indonesia

Pasar saham domestik kembali melemah dengan indeks IDX80 turun 3.77% akibat Rupiah yang melemah terdalam lagi ke 16.580/USD. Semua sektor melemah dengan sektor bahan dasar mencatat pelemahan terdalam di pasar. Tekanan pasar juga berasal dari penjualan bersih investor asing sebesar IDR2.9 triliun yang menjadi penjualan terbesar di tahun 2025. Indeks obligasi BINDO turun 0.03% dan imbal hasil SBN 10Y relatif stagnan di 6.91%.




Unduh Dokumen

  • IWH: BI fokus menjaga Rupiah dan pemerintah bentuk BUMN sentralisasi ekspor

    Investment Weekly Highlights

    Baca selengkapnya
  • Seeking Alpha Mei 2026: Mencari keseimbangan pertumbuhan & stabilitas

    Seeking Alpha

    Baca selengkapnya
  • IWH: Meningkatnya kekhawatiran inflasi global

    Investment Weekly Highlights

    Baca selengkapnya
Lihat semua
Informasi libur

Menyambut Hari Raya Idul Adha 1447 H, kantor kami tidak beroperasi pada 27-28 Mei 2026 dan akan kembali beroperasi pada 29 Mei 2026. Selengkapnya

View more
Siaran Pers

Manulife Wealth & Asset Management Akuisisi Schroders Indonesia. Selengkapnya.

View more