Skip to main content
Back

Data perekonomian Indonesia akhir tahun masih mencatat kinerja solid

3 Januari, 2024

 

Global

Indeks Nasdaq 100 membukukan kerugian terbesar sejak akhir Oktober karena saham-saham Big Tech mengalami koreksi yang cukup dalam. Nasdaq 100 turun 1.68% setelah naik 53.81% pada tahun 2023. Apple Inc yang memegang bobot terbesar di Nasdaq dan S&P 500 turun 3.58% setelah Barclays memangkas peringkatnya menjadi underweight dengan alasan lemahnya volume iPhone. Microsoft, Alphabet dan Nvidia semuanya turun sekitar 1% atau lebih. Imbal hasil UST 10 tahun naik menjadi 3.92%.          
 

Asia

Bursa saham Asia mengalami penurunan terbesar dalam hampir tiga minggu tertekan sentimen negatif data ekonomi China yang lemah, MSCI Asia Pacific turun 0.73%. Aktivitas pabrik di China menyusut pada bulan Desember ke level terendah dalam enam bulan. Kembalinya kekhawatiran geopolitik turut membebani pasar setelah ASML Holding membatalkan pengiriman peralatan manufaktur cip ke China atas permintaan pemerintah AS. Pasar saham Korea Kospi ditutup pada level tertinggi dalam 19 bulan di tengah meningkatnya aliran dana asing pada saham semikonduktor.          
 

Indonesia

Indeks IDX 80 mengawali awal tahun dengan membukukan kinerja positif sebesar 0.93%, sementara BINDO menguat tipis 0.06%. Investor asing di pasar saham membukukan pembelian bersih senilai IDR462.55 miliar. Imbal hasil obligasi pemerintah IDR tenor 10 tahun naik menjadi 6.51%. Data ekonomi yang dirilis adalah PMI Manufaktur (Dec) naik menjadi 52.2 dari bulan sebelumnya 51.7 dan CPI (Dec) tumbuh lebih rendah dibandingkan estimasi sebesar 0.41% MoM dan 2.61% YoY. Core CPI (Dec) juga tumbuh lebih rendah dibandingkan estimasi sebesar 1.80% YoY.

 



Unduh Dokumen



3 Januari, 2024

 

Global

Indeks Nasdaq 100 membukukan kerugian terbesar sejak akhir Oktober karena saham-saham Big Tech mengalami koreksi yang cukup dalam. Nasdaq 100 turun 1.68% setelah naik 53.81% pada tahun 2023. Apple Inc yang memegang bobot terbesar di Nasdaq dan S&P 500 turun 3.58% setelah Barclays memangkas peringkatnya menjadi underweight dengan alasan lemahnya volume iPhone. Microsoft, Alphabet dan Nvidia semuanya turun sekitar 1% atau lebih. Imbal hasil UST 10 tahun naik menjadi 3.92%.          
 

Asia

Bursa saham Asia mengalami penurunan terbesar dalam hampir tiga minggu tertekan sentimen negatif data ekonomi China yang lemah, MSCI Asia Pacific turun 0.73%. Aktivitas pabrik di China menyusut pada bulan Desember ke level terendah dalam enam bulan. Kembalinya kekhawatiran geopolitik turut membebani pasar setelah ASML Holding membatalkan pengiriman peralatan manufaktur cip ke China atas permintaan pemerintah AS. Pasar saham Korea Kospi ditutup pada level tertinggi dalam 19 bulan di tengah meningkatnya aliran dana asing pada saham semikonduktor.          
 

Indonesia

Indeks IDX 80 mengawali awal tahun dengan membukukan kinerja positif sebesar 0.93%, sementara BINDO menguat tipis 0.06%. Investor asing di pasar saham membukukan pembelian bersih senilai IDR462.55 miliar. Imbal hasil obligasi pemerintah IDR tenor 10 tahun naik menjadi 6.51%. Data ekonomi yang dirilis adalah PMI Manufaktur (Dec) naik menjadi 52.2 dari bulan sebelumnya 51.7 dan CPI (Dec) tumbuh lebih rendah dibandingkan estimasi sebesar 0.41% MoM dan 2.61% YoY. Core CPI (Dec) juga tumbuh lebih rendah dibandingkan estimasi sebesar 1.80% YoY.

 



Unduh Dokumen



  • IDB: BI mempertahankan suku bunga di 6%

    Investment Daily Bread

    Baca selengkapnya
  • IDB: Menjelang rilis pendapatan Nvidia

    Investment Daily Bread

    Baca selengkapnya
  • Seeking Alpha Februari 2024: Dampak penurunan Fed Funds Rate terhadap pasar saham Indonesia

    Seeking Alpha

    Baca selengkapnya
Lihat semua
Confirm