20 November 2025
Global
Pasar saham Amerika Serikat mencatat penguatan, dengan indeks S&P 500 +0.38%, mengakhiri pelemahan empat hari beruntun. Nvidia melaporkan earnings 3Q yang lebih kuat dari ekspektasi dan merevisi naik proyeksi penjualan untuk 4Q. Kinerja ini diperkirakan dapat kembali menopang optimisme pasar terhadap sektor teknologi. Sementara itu risalah rapat FOMC The Fed September mengindikasikan sikap pejabat The Fed cenderung berhati-hati, dan memandang untuk mempertahankan suku bunga di Desember. Biro statistik AS menyatakan tidak akan merilis data tenaga kerja Oktober karena keterbatasan data imbas dari shutdown. Pekan ini pasar menantikan rilis data tenaga kerja AS bulan September.
Asia
Di Asia, indeks MSCI Asia Pacific kembali melemah -0.53%, yang merupakan pelemahan empat hari beruntun. Sentimen pasar masih tentatif menantikan rilis laporan earnings Nvidia yang dapat mempengaruhi sentimen pasar terhadap sektor teknologi.
Indonesia
Bank Indonesia mempertahankan suku bunga di 4.75% sesuai dengan ekspektasi pasar. BI fokus mempertahankan stabilitas Rupiah di tengah ketidakpastian di pasar finansial global yang meningkat. Nilai tukar Rupiah menguat +0.25% terhadap USD ke level 16703. Indeks saham IDX80 menguat +0.64% dengan investor asing mencatat pembelian bersih IDR1.67 triliun. Indeks obligasi BINDO juga ditutup +0.05% dengan imbal hasil SBN 10Y stabil di 6.14%.

20 November 2025
Global
Pasar saham Amerika Serikat mencatat penguatan, dengan indeks S&P 500 +0.38%, mengakhiri pelemahan empat hari beruntun. Nvidia melaporkan earnings 3Q yang lebih kuat dari ekspektasi dan merevisi naik proyeksi penjualan untuk 4Q. Kinerja ini diperkirakan dapat kembali menopang optimisme pasar terhadap sektor teknologi. Sementara itu risalah rapat FOMC The Fed September mengindikasikan sikap pejabat The Fed cenderung berhati-hati, dan memandang untuk mempertahankan suku bunga di Desember. Biro statistik AS menyatakan tidak akan merilis data tenaga kerja Oktober karena keterbatasan data imbas dari shutdown. Pekan ini pasar menantikan rilis data tenaga kerja AS bulan September.
Asia
Di Asia, indeks MSCI Asia Pacific kembali melemah -0.53%, yang merupakan pelemahan empat hari beruntun. Sentimen pasar masih tentatif menantikan rilis laporan earnings Nvidia yang dapat mempengaruhi sentimen pasar terhadap sektor teknologi.
Indonesia
Bank Indonesia mempertahankan suku bunga di 4.75% sesuai dengan ekspektasi pasar. BI fokus mempertahankan stabilitas Rupiah di tengah ketidakpastian di pasar finansial global yang meningkat. Nilai tukar Rupiah menguat +0.25% terhadap USD ke level 16703. Indeks saham IDX80 menguat +0.64% dengan investor asing mencatat pembelian bersih IDR1.67 triliun. Indeks obligasi BINDO juga ditutup +0.05% dengan imbal hasil SBN 10Y stabil di 6.14%.

Seeking Alpha Desember 2025: Meneropong potensi pasar finansial 2026
Seeking Alpha
IWH: Menunggu Rapat Bank Indonesia
Investment Weekly Highlights
Monthly Market Review November 2025
Monthly Market Review