Skip to main content
Back

Arah kebijakan suku bunga Fed masih menjadi perhatian pasar

13 Mei 2024

Pasar saham Amerika Serikat melanjutkan penguatan di minggu ketiga didorong laporan pendapatan perusahaan yang positif mendukung harapan soft landing perekonomian. S&P 500 naik 1.85% dan Nasdaq naik 1.14%. Optimisme muncul karena 425 dari 499 saham di S&P 500 melaporkan pendapatan rata-rata 8.9% lebih baik dari perkiraan. Di sisi lain komentar pejabat Fed yang sebagian besar bersikap hawkish terhadap inflasi membebani sentimen. Presiden Fed Chicago mengatakan belum banyak bukti yang menunjukkan bahwa inflasi melambat dengan laju yang diinginkan, sementara  Presiden Fed Minneapolis memperkirakan paling banyak dua kali penurunan suku bunga di tahun ini dan kenaikan suku bunga tidak dapat dikesampingkan dan mungkin diperlukan jika inflasi tetap tinggi. Data ekonomi yang dirilis adalah survei University of Michigan Sentiment (May P) turun ke level terendah dalam enam bulan di tengah kekhawatiran terhadap inflasi dan pasar tenaga kerja, turun ke level 67.4 lebih rendah dibandingkan perkiraan 76.2. Imbal hasil UST 10 tahun ditutup turun ke level 4.49% dari penutupan pekan sebelumnya 4.50%.

 

Pasar saham kawasan Asia ditutup flat, berita bahwa regulator sedang mempertimbangkan proposal untuk mengecualikan investor individu dari pembayaran pajak atas dividen yang diperoleh dari saham Hong Kong yang dibeli melalui Stock Connect mengangkat sentimen di akhir pekan. Data ekonomi penting yang dirilis adalah neraca perdagangan China (Apr) menunjukkan peningkatan menjadi USD72.35 miliar dari bulan sebelumnya USD58.55 miliar, ekspor dan impor tumbuh lebih tinggi dibandingkan estimasi masing-masing sebesar 1.5% dan 8.4% YoY.

 

Indeks IDX80 terkoreksi 0.71% pekan lalu, sementara indeks obligasi BINDO menguat 0.41%. Investor asing di pasar saham membukukan penjualan bersih mingguan senilai IDR2.99 triliun. Imbal hasil SBN 10 tahun ditutup turun ke level 6.96% dari penutupan pekan sebelumnya 7.17%. Beberapa data ekonomi yang dirilis adalah PDB 1Q-24 tumbuh di atas estimasi sebesar 5.11% YoY. Angka ini lebih tinggi jika dibandingkan dengan data 4Q-23 dan 1Q-23 yang tumbuh 5.04%. Pertumbuhan ini ditopang oleh konsumsi rumah tangga, momentum Lebaran dan Pemilu 2024. Cadangan devisa di bulan April mencapai USD136.2 miliar, turun dari bulan sebelumnya USD140.4 miliar. BI mengungkapkan penurunan posisi cadangan devisa dipengaruhi oleh pembayaran utang luar negeri Pemerintah dan kebutuhan untuk stabilisasi nilai tukar Rupiah seiring dengan peningkatan ketidakpastian pasar keuangan global. Posisi saat ini setara dengan pembiayaan 6.1 bulan impor atau 6.0 bulan impor dan pembayaran utang luar negeri Pemerintah.

 

 

 

Unduh Dokumen

 

 

  • IDB: Sentimen pasar positif menjelang rilis pendapatan Nvidia

    Investment Daily Bread

    Baca selengkapnya
  • Seeking Alpha Mei 2024: Pasar obligasi setelah kenaikan BI Rate dan ‘Higher for longer’ The Fed

    Seeking Alpha

    Baca selengkapnya
  • IWH: Moderasi inflasi AS mengangkat sentimen pasar global

    Investment Weekly Highlights

    Baca selengkapnya
Lihat semua

 

 

 

Unduh Dokumen

 

 

Informasi libur

Menyambut Hari Raya Waisak 2568 BE, kantor kami tidak beroperasi pada 23-24 Mei 2024 dan akan kembali beroperasi pada 27 Mei 2024. Selengkapnya

View more

Waspada modus penipuan mengatasnamakan MAMI. Selengkapnya

View more
Informasi libur

Menyambut Hari Raya Waisak 2568 BE, kantor kami tidak beroperasi pada 23-24 Mei 2024 dan akan kembali beroperasi pada 27 Mei 2024. Selengkapnya

View more

Waspada modus penipuan mengatasnamakan MAMI. Selengkapnya

View more
Confirm