30 Agustus, 2022
Global – Aksi jual pada bursa saham Amerika Serikat berlanjut di tengah kekhawatiran dampak kenaikan suku bunga Fed yang cepat terhadap earnings perusahaan Amerika Serikat; S&P 500 turun 0.67%, Dow Jones turun 0.57%, dan Nasdaq turun 1.02%. Komitmen Fed untuk menjinakkan inflasi menyebabkan tekanan pada saham teknologi karena suku bunga yang lebih tinggi menciptakan diskon yang lebih besar untuk nilai sekarang dari keuntungan masa depan. Imbal hasil UST 10 tahun naik ke level 3.10%
Asia – Bursa saham regional Asia jatuh setelah Federal Reserve mengisyaratkan akan terus menaikkan suku bunga untuk mengendalikan inflasi, MSCI Asia Pacific merosot 2.16%. Sektor technology, financials, dan industrials membukukan kinerja terburuk. Pasar saham Jepang, dan Taiwan memimpin pelemahan indeks regional, di mana masing-masing turun lebih dari 2%.
Indonesia – IHSG melemah di hari ketiga sebesar 0.04%, sementara BINDO menguat di hari keempat sebesar 0.03%. Investor asing di pasar saham membukukan pembelian bersih senilai IDR241.35 miliar. Imbal hasil obligasi pemerintah IDR tenor 10 tahun naik ke level 7.17%.
*Menggunakan data penutupan 26 Agustus 2022
Catatan: Penulisan angka pada publikasi ini menggunakan format Bahasa Inggris. Sumber: Bloomberg.
Monthly Market Review Maret 2026
Monthly Market Review
IWH: Pemerintah rilis kebijakan efisiensi dan penghematan anggaran
Investment Weekly Highlights
IWH: Tarik ulur negosiasi AS dan Iran
Investment Weekly Highlights
*Menggunakan data penutupan 26 Agustus 2022
Catatan: Penulisan angka pada publikasi ini menggunakan format Bahasa Inggris. Sumber: Bloomberg.