14 Januari, 2021

Investasi reksa dana jadi salah satu alternatif untuk menumbuhkan simpanan kita. Dalam berinvestasi biasanya dibutuhkan jangka waktu tertentu agar pertumbuhannya optimal. Agar perjalanan investasi semakin nyaman, kita harus pintar-pintar memilih partner, agar simpanan kita tak hanya sekadar tumbuh, tapi juga harus aman serta bisa digunakan saat kita perlukan.
Cobalah untuk meluangkan banyak waktu untuk mencari sebanyak-banyaknya informasi terkait partner investasi kita, jangan hanya tergiur iming-iming imbal hasil selangit atau percaya pada rekomendasi yang belum terpercaya, karena pada akhirnya kitalah yang akan bertanggung jawab atas pilihan kita. Tiga hal di bawah ini bisa kita jadikan acuan dalam memilih partner investasi reksa dana:
Konsisten dan disiplin
Konsisten dalam menerapkan strategi investasi yang telah teruji dapat memberi keunggulan tersendiri, pengalaman tim pengelola investasi menjadi faktor kunci. Partner investasi reksa dana yang memiliki tim pengelola investasi berpengalaman tentunya sudah memiliki banyak resep jitu untuk menghadapi berbagai tantangan pasar, sehingga kita pun bisa lebih nyaman dalam mempercayakan pengelolaan investasi kepada pertner yang kita pilih..
Kemudian dari sisi kedisiplinan, kita harus menggali banyak informasi tentang bagaimana partner investasi reksa dana incaran kita patuh terhadap aturan-aturan yang telah ditetapkan oleh regulator seperti OJK, pastikan mereka menerapkannya secara ketat dan tak pernah melanggarnya. Dengan kedisiplinan tinggi, maka investasi reksa dana kita mampu tumbuh optimal sekaligus tak melanggar aturan.
Pengelolaan risiko
Investasi dan risiko selalu berjalan beriringan, saat investasi menawarkan imbal hasil tinggi maka risiko yang dihadapi para investornya pun tinggi begitu pun sebaliknya.
Risiko sendiri sebenarnya bukanlah sesuatu yang harus dihindari, toh menyimpan uang di bawah bantal pun tetap harus menghadapi risiko seperti kehilangan atau kerusakan. Di sinilah pentingnya pengelolaan risiko, partner investasi yang piawai dalam pengelolaan risiko akan menawarkan potensi likuiditas serta keandalan produk untuk mencapai pertumbuhan optimal pada tingkat risiko yang sesuai. Memilih partner investasi reksa dana yang mengedepankan pengelolaan risiko, akan membantu kita dalam mencapai tujuan impian yang ingin kita capai.
Rekam jejak
Kondisi pasar finansial yang sering berubah menguji daya tahan perusahaan pengelola investasi dalam melaluinya. Informasi rekam jejak bisa dijadikan dasar untuk menilai seberapa andal partner investasi reksa dana pilihan kita melaju dengan strategi-strateginya sehingga mampu bertahan menghadapi goncangan-goncangan yang terjadi di pasar finansial.
Selamat memilih partner investasi reksa dana.
Fluktuasi harga energi fosil topang urgensi transisi energi global
Kebutuhan dunia untuk membangun sistem energi yang lebih beragam, efisien, dan berkelanjutan. Transisi menuju ekonomi rendah karbon kini tidak hanya didorong oleh komitmen untuk mengurangi emisi, tetapi juga oleh kebutuhan menjaga ketahanan energi di tengah meningkatnya risiko geopolitik.
60:40, Cara Pandang Baru tentang Warisan dan Masa Pensiun
Asia Care Survey 2026 – survei tahunan yang digelar Manulife dengan melibatkan 9,000 responden Asia termasuk Indonesia – menemukan bahwa responden Indonesia, secara rata-rata, berencana menggunakan 60% aset mereka untuk mempersiapkan masa pensiun sementara 40% sisanya, itulah yang akan diwariskan kepada keluarga.
Ketika balas budi anak tak lagi jadi rencana pensiun orang tua
Selama bertahun-tahun, di antara masyarakat Asia termasuk Indonesia, terdapat sebuah kesepakatan tak tertulis antara anak dan orang tua: Orang tua memberikan bekal berupa pendidikan dan warisan harta, dan anak membalas budi dengan menjadi penyokong hidup orang tua hingga tutup usia.