Skip to main content
Back

Pasar Fluktutatif di Tengah Naiknya Imbal Hasil US Treasury

29 September, 2021

Global – Indeks S&P 500 mencatat pelemahan terbesar dalam empat bulan seiring dengan naiknya imbal hasil US Treasury. Indeks S&P 500 melemah 2.04% dengan sektor teknologi mencatat pelemahan terdalam. Imbal hasil UST 10Y naik dari 1.48% ke 1.53%, level tertinggi sejak Juni. Beberapa faktor diperkirakan menyebabkan naiknya US Treasury seperti ekspektasi Fed tapering, serta tekanan inflasi karena kenaikan harga energi global. Data ekonomi AS yang dirilis adalah keyakinan konsumen dari Conference Board yang turun ke 109.3 di September dari sebelumnnya 115.2.

Asia – Pasar saham kawasan Asia bergerak variatif di tengah naiknya imbal hasil US Treasury. Pasar saham Korea Selatan, Taiwan, Jepang, dan Australia melemah, sementara pasar Hong Kong, dan China ditutup naik. Secara keseluruhan indeks MSCI Asia Pacific ditutup turun 0.6% dengan sektor teknologi mencatat pelemahan terdalam, sementara sektor energi mencatat penguatan tertinggi. 

Indonesia – IHSG melemah 0.15% dengan investor asing mencatat pembelian bersih IDR743 miliar. Pasar obligasi juga ditutup turun 0.02% dengan imbal hasil obligasi pemerintah 10Y naik dari 6.19% ke 6.20%. Penawaran masuk dalam lelang SUN mencapai IDR58.83 triliun, dengan jumlah yang dimenangkan IDR12 triliun.

 

*Menggunakan data penutupan 27 September 2021

Catatan: Penulisan angka pada publikasi ini menggunakan format Bahasa Inggris. Sumber: Bloomberg.

 

Unduh Dokumen

  • IWH: BI fokus menjaga Rupiah dan pemerintah bentuk BUMN sentralisasi ekspor

    Investment Weekly Highlights

    Baca selengkapnya
  • Seeking Alpha Mei 2026: Mencari keseimbangan pertumbuhan & stabilitas

    Seeking Alpha

    Baca selengkapnya
  • IWH: Meningkatnya kekhawatiran inflasi global

    Investment Weekly Highlights

    Baca selengkapnya
Lihat semua
Informasi libur

Menyambut Hari Raya Idul Adha 1447 H, kantor kami tidak beroperasi pada 27-28 Mei 2026 dan akan kembali beroperasi pada 29 Mei 2026. Selengkapnya

View more
Siaran Pers

Manulife Wealth & Asset Management Akuisisi Schroders Indonesia. Selengkapnya.

View more