Skip to main content
Back

IDB: BI Pertahankan Suku Bunga Acuan di 3.50%

20 Agustus, 2021

Global – Pasar saham Amerika Serikat bergerak fluktuatif di tengah volume perdagangan pasar yang sepi. Indeks S&P 500 ditutup naik 0.13% dan imbal hasil UST 10Y turun dari 1.26% ke 1.24%. Pasar menantikan simposium Jackson Hole The Fed pekan depan, setelah risalah rapat FOMC bulan Juli mengindikasikan tapering dapat dimulai akhir tahun ini. Data ekonomi yang dirilis adalah klaim pengangguran mingguan yang turun ke 348 ribu dari pekan lalu 375 ribu.

 

Asia – Pasar saham kawasan Asia melemah setelah The Fed mengindikasikan dapat memulai tapering akhir tahun ini. Selain itu kekhawatiran naiknya kasus COVID-19 dan perubahan regulasi China juga membayangi sentimen pasar. Indeks MSCI Asia Pacific ditutup turun 1.85% di mana sektor teknologi dan komoditas mencatat pelemahan terdalam.  

 

Indonesia – Bank Indonesia mempertahankan suku bunga acuan pada 3.50% sesuai dengan ekspektasi pasar. BI menyatakan telah mempersiapkan rencana untuk memitigasi dampak dari Fed tapering untuk menghindari kondisi tantrum yang terjadi di 2013. IHSG melemah 2.06% dengan investor asing mencatat pembelian bersih IDR314 miliar. Pasar obligasi ditutup flat dengan imbal hasil obligasi pemerintah 10Y tetap pada 6.32%.  

*Menggunakan data penutupan 18 Agustus 2021

Catatan: Penulisan angka pada publikasi ini menggunakan format Bahasa Inggris. Sumber: Bloomberg.

 

Unduh Dokumen

 

  • Investment note: Tensi geopolitik Timur Tengah terkini

    Baca selengkapnya
  • IDB: Eskalasi konflik geopolitik & data ekonomi AS yang kuat membayangi pasar finansial global

    Investment Daily Bread

    Baca selengkapnya
  • IDB: Kekhawatiran suku bunga & konflik geopolitik membayangi pasar saham global

    Investment Daily Bread

    Baca selengkapnya
Lihat semua
Confirm