Skip to main content
Back

Bursa Saham AS Turun di Tengah Kekhawatiran Penurunan Ekonomi

19 Juli, 2022

 

Global – Bursa saham Amerika Serikat ditutup melemah tertekan aksi jual setelah Apple – bergabung dengan semakin banyak perusahaan – akan memperlambatan perekrutan di tengah potensi penurunan ekonomi; S&P 500 turun 0.84%, Dow Jones turun 0.69%, dan Nasdaq turun 0.81%. Sektor health care, dan utilities memimpin penurunan pasar saham. Perusahaan Alphabet, Amazon, Meta dan Snap telah mengumumkan langkah serupa. Imbal hasil UST 10 tahun naik ke level 2.98%.

Asia – Bursa saham Asia menguat 1.42% didorong sentimen positif dari China. Gubernur bank sentral China Yi Gang mengatakan otoritas moneter akan meningkatkan upaya untuk memberikan dukungan ekonomi yang lebih kuat di tengah pandemi dan tantangan global yang meningkat. Selain itu regulator juga mendesak bank untuk mendukung developer untuk membantu menstabilkan pasar real estate.

Indonesia – IHSG menguat tipis 0.11%. Investor asing di pasar saham membukukan penjualan bersih senilai IDR551.30 miliar. Imbal hasil obligasi pemerintah IDR tenor 10 tahun tutup di level 7.38%.

*Menggunakan data penutupan tanggal 15 Juli 2022
Catatan: Penulisan angka pada publikasi ini menggunakan format Bahasa Inggris. Sumber: Bloomberg.

 

Unduh Dokumen

  • IDB: BI mempertahankan suku bunga di 6%

    Investment Daily Bread

    Baca selengkapnya
  • IDB: Menjelang rilis pendapatan Nvidia

    Investment Daily Bread

    Baca selengkapnya
  • Seeking Alpha Februari 2024: Dampak penurunan Fed Funds Rate terhadap pasar saham Indonesia

    Seeking Alpha

    Baca selengkapnya
Lihat semua

*Menggunakan data penutupan tanggal 15 Juli 2022
Catatan: Penulisan angka pada publikasi ini menggunakan format Bahasa Inggris. Sumber: Bloomberg.

 

Unduh Dokumen

Confirm