Skip to main content
Back

BI menurunkan suku bunga ke 5.50%

22 Mei 2025


Global
Pasar saham Amerika Serikat melemah dibayangi naiknya imbal hasil US Treasury 30Y yang naik menembus level 5%, level tertinggi sejak 2007. Kenaikan imbal hasil UST tenor panjang dipengaruhi oleh rencana APBN pemerintah AS yang dipandang akan semakin meningkatkan tingkat utang AS dalam jangka panjang. Sebelumnya lembaga pemeringkat Moody's juga menurunkan sovereign rating AS karena potensi meningkatnya tingkat utang. Imbal hasil UST 10Y naik dari 4.48% ke 4.59%. Indeks S&P 500 ditutup turun -1.61%.   

Asia
Pasar saham kawasan Asia melanjutkan penguatan dengan indeks MSCI Asia Pacific +0.70%. Kinerja pasar didukung oleh penguatan sektor teknologi besar seperti TSMC, Alibaba, dan Tencent seiring dengan meredanya kekhawatiran konflik dagang. India mengindikasikan perkembangan positif negosiasi dagang, sementara itu Thailand telah menyerahkan proposal untuk memulai negosiasi dagang. 

Indonesia

Bank Indonesia memangkas suku bunga 25bps menjadi 5.50% untuk mendukung pertumbuhan ekonomi. BI juga mengindikasikan tetap memperhatikan stabilitas Rupiah dan siap mengintervensi untuk menjaga stabilitas. Nilai tukar Rupiah menguat 0.12% ke level 16,395 per USD. Indeks saham IDX80 ditutup +1.15% dan investor asing mencatat pembelian bersih IDR960 miliar. Indeks obligasi BINDO ditutup +0.05% dengan imbal hasil SBN 10Y turun dari 6.84% ke 6.82%.




Unduh Dokumen

22 Mei 2025


Global
Pasar saham Amerika Serikat melemah dibayangi naiknya imbal hasil US Treasury 30Y yang naik menembus level 5%, level tertinggi sejak 2007. Kenaikan imbal hasil UST tenor panjang dipengaruhi oleh rencana APBN pemerintah AS yang dipandang akan semakin meningkatkan tingkat utang AS dalam jangka panjang. Sebelumnya lembaga pemeringkat Moody's juga menurunkan sovereign rating AS karena potensi meningkatnya tingkat utang. Imbal hasil UST 10Y naik dari 4.48% ke 4.59%. Indeks S&P 500 ditutup turun -1.61%.   

Asia
Pasar saham kawasan Asia melanjutkan penguatan dengan indeks MSCI Asia Pacific +0.70%. Kinerja pasar didukung oleh penguatan sektor teknologi besar seperti TSMC, Alibaba, dan Tencent seiring dengan meredanya kekhawatiran konflik dagang. India mengindikasikan perkembangan positif negosiasi dagang, sementara itu Thailand telah menyerahkan proposal untuk memulai negosiasi dagang. 

Indonesia

Bank Indonesia memangkas suku bunga 25bps menjadi 5.50% untuk mendukung pertumbuhan ekonomi. BI juga mengindikasikan tetap memperhatikan stabilitas Rupiah dan siap mengintervensi untuk menjaga stabilitas. Nilai tukar Rupiah menguat 0.12% ke level 16,395 per USD. Indeks saham IDX80 ditutup +1.15% dan investor asing mencatat pembelian bersih IDR960 miliar. Indeks obligasi BINDO ditutup +0.05% dengan imbal hasil SBN 10Y turun dari 6.84% ke 6.82%.




Unduh Dokumen

Lihat semua
Informasi libur

Sehubungan dengan hari libur Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW, kantor kami tidak beroperasi pada Selasa, 25 Agustus 2026 dan akan kembali beroperasi pada Rabu, 26 Agustus 2026. Selengkapnya

View more

Waspada modus penipuan mengatasnamakan MAMI. Selengkapnya

View more