Skip to main content
Back

Apa itu greenwashing?

12 November 2021

Solutions Magazine, Manulife Investment Management

 

 

Dengan meningkatnya kesadaran akan perubahan iklim dan isu-isu sosial, semakin banyak investor yang ingin berinvestasi pada instrumen investasi yang memberikan hasil positif bagi masyarakat dan lingkungan. Akibatnya, permintaan akan produk investasi berkelanjutan berkembang pesat. Faktanya, laporan Morningstar baru-baru ini menemukan bahwa arus masuk global ke dalam produk investasi berkelanjutan meningkat sebesar 88 persen pada kuartal terakhir tahun 2020.¹ Pada tahun 2025, aset global dalam kategori dana ini diperkirakan akan melampaui US $ 53 triliun, menurut Bloomberg Intelligence.²

 

Sangatlah bagus bahwa para investor memperhatikan isu-isu terkait lingkungan, sosial, dan tata kelola (LST) dan bahwa ada lebih banyak pilihan produk terkait keberlanjutan yang dapat dipilih. Namun, tantangan-tantangan baru telah muncul, termasuk risiko greenwashing.

 

Penjelasan tentang greenwashing

Meskipun istilah "greenwashing" sudah ada sejak lama, istilah ini menjadi lebih populer akhir-akhir ini. Sederhananya, greenwashing adalah tindakan membuat klaim palsu atau memberikan informasi yang menyesatkan tentang seberapa ramah lingkungannya suatu produk.

 

Katakanlah sebuah produk dipasarkan sebagai produk yang terbuat dari plastik daur ulang. Kedengarannya bagus, bukan? Namun, ketika Anda membaca keterangannya, akan terlihat jelas bahwa hanya satu persen dari bahan yang digunakan untuk membuatnya adalah hasil daur ulang. Meskipun pernyataan tentang plastik daur ulang secara teknis tidak bohong, namun hal ini menyesatkan konsumen karena mengira bahwa produk tersebut ramah lingkungan, walaupun padahal kenyataannya tidak demikian.

 

Greenwashing juga dapat terjadi pada investasi dan dapat terjadi dalam berbagai cara. Hal ini dapat berupa nama instrumen investasi yang mengecoh atau pemasaran yang tidak mencerminkan tujuan investasi yang sebenarnya. Contoh lainnya adalah kurangnya informasi yang memadai mengenai strategi investasi yang berkaitan dengan keberlanjutan, atau manajer investasi yang gagal memenuhi komitmen terkait keberlanjutan.

 

Mengapa hal ini terjadi?

Memastikan produk benar-benar berkelanjutan sesuai dengan klaim keberlanjutannya adalah hal yang rumit. Karena cepatnya pertumbuhan permintaan untuk jenis produk ini, kerangka kerja standar masih dalam proses penyusunan, yang seharusnya sudah ditetapkan:

  • Panduan dan standarisasi yang jelas untuk keterbukaan informasi dan pendekatan regulasi
  • Praktik-praktik terkait keberlanjutan yang dikembangkan dengan baik untuk manajer investasi
  • Persyaratan pengungkapan yang jelas dan konsisten, baik di tingkat produk maupun manajer investasi
  • Terminologi yang konsisten
  • Sistem klasifikasi produk yang didefinisikan dengan jelas
  • Mekanisme pelaporan yang terstandardisasi untuk manajer investasi³

 

Bagaimana investor dapat memilih produk yang memenuhi ekspektasi keberlanjutan mereka?


Kenyataannya, sebagian besar manajer investasi adalah ahli keuangan dan belum tentu ahli lingkungan hidup. Namun, greenwashing akan lebih kecil kemungkinannya terjadi jika manajer investasi menjelaskan proses dan transparan mengenai apa yang dilakukan dan tidak dilakukan oleh instrumen investasi mereka.

 

Sebaiknya investor juga melakukan riset mandiri. Mencermati apa yang mereka rencanakan untuk diinvestasikan, dan mempelajari tentang manajer investasi, produk, strategi dan tujuan investasi, serta praktik masing-masing perusahaan akan sangat membantu mengurangi kemungkinan disesatkan.

 

Jika investor memiliki pengetahuan tentang isi produk investasi, mereka cenderung dapat membuat keputusan yang tepat.

 

Investor juga dapat berbicara dengan penasihat investasi mereka tentang apa yang penting bagi mereka - tentang apa yang ingin mereka lihat dalam hal keberlanjutan. Berikut ini beberapa pertanyaan yang dapat membantu Anda memulai percakapan dengan penasihat investasi Anda tentang investasi berkelanjutan:

 

  1. Perusahaan apa saja yang diwakili dalam produk investasi tersebut?
  2. Bagaimana penilaian organisasi-organisasi ini untuk dapat dianggap berkelanjutan?
  3. Apa yang dilakukan organisasi-organisasi ini untuk membantu menjadikan dunia tempat yang lebih baik?

 

Ketika penasihat investasi memiliki gagasan yang jelas tentang apa yang dicari investor mereka, mereka dapat membantu investor mengidentifikasi informasi yang menyesatkan dengan lebih mudah untuk membantu menghindari risiko greenwashing.

 

Sebagai investor, penting untuk memahami bagaimana nilai-nilai pribadi Anda dapat memengaruhi keputusan investasi:

 

  1. Anda mungkin ingin menghindari sektor bisnis tertentu karena produk atau layanan yang disediakan bertentangan dengan keyakinan serta perasaan Anda dalam menilai benar dan salah.
  2. Anda mungkin merasa sangat mendukung atau menentang tujuan sosial tertentu dan ingin selaras dengan perusahaan yang berpandangan sama.
  3. Pengaruh keluarga mungkin akan semakin kuat jika pilihan yang Anda buat didukung oleh orang tua atau kerabat terdekat.

 

 


 

 

www.morningstar.com/content/dam/marketing/shared/pdfs/Research/Global _ESG_Q4_2020_Flows.pdf

www.bloomberg.com/professional/blog/esg-assets-may-hit-53-trillion-by-2025-a-third-of-global-aum

www.iosco.org/library/pubdocs/pdf/IOSCOPD679.pdf

  • Investment note: Tensi geopolitik Timur Tengah terkini

    Baca selengkapnya
  • IDB: Eskalasi konflik geopolitik & data ekonomi AS yang kuat membayangi pasar finansial global

    Investment Daily Bread

    Baca selengkapnya
  • IDB: Kekhawatiran suku bunga & konflik geopolitik membayangi pasar saham global

    Investment Daily Bread

    Baca selengkapnya
Lihat semua
Confirm