Skip to main content
Back

Transaksi Reksa Dana

6 September, 2021

Transaksi reksa dana

Alasan memilih investasi jangan hanya didasari harapan atas imbal hasil fantastis, tapi ada hal lain yang perlu dipertimbangkan salah satunya adalah likuiditas. Likuiditas berarti kemudahan untuk menjual sebagian atau seluruh investasi pada saat dibutuhkan. Hal ini menjadi penting, karena bisa saja kita membutuhkan dana investasi sewaktu-waktu pada saat yang sangat mendesak.

Di reksa dana, unit penyertaan yang dimiliki investor bisa ditransaksikan setiap saat pada hari bursa. Unit penyertaan bisa ditambah dengan transaksi pembelian (subscription), dijual dengan transaksi penjualan (redemption) atau dialihkan ke produk reksa dana lain dengan transaksi pengalihan (switching). Biar lebih jelas, kita bahas satu per satu di bawah:

 

Transaksi pembelian (subscription)

 

Transaksi yang dilakukan saat investor ingin menambah unit penyertaan di reksa dananya. Investasi minimal di reksa dana bisa mulai dari Rp10 ribu tergantung dari jenis reksa dananya dan investor bebas menentukan jumlah dana yang akan diinvestasikan untuk selanjutnya disetorkan ke rekening reksa dana. Proses berikutnya adalah membagi jumlah dana yang disetor dengan harga Nilai Aktiva Bersih (NAB) reksa dana yang berlaku pada saat transaksi dilakukan, nantinya investor akan mendapatkan sejumlah unit penyertaan yang akan ditambahkan ke unit penyertaan yang sudah ada sebelumnya.

Oh iya, untuk menghindari penipuan, tidak disarankan untuk melakukan penyetoran ke nomor rekening pribadi atau nomor rekening lain yang tidak sesuai ketentuan dalam prospektus.

 

Transaksi pencairan (redemption)

 

Saat investor membutuhkan dana investasinya, investor bisa mencairkan unit penyertaannya kapan saja di hari bursa. Nantinya jumlah unit penyertaan yang dikehendaki akan dikalikan dengan harga NAB yang berlaku pada saat transkasi terjadi, setelah itu investor akan menerima dana hasil pencairan 1 sampai 7 hari ke depan, bergantung dari jenis produk reksa dananya. Dana hasil pencairan akan ditransfer ke rekening bank investor.

 

Transaksi pengalihan (switching)

 

Transaksi ini biasanya dilakukan untuk beragan tujuan yaitu mengatur ulang portofolio investasi, ingin meningkatkan imbal hasil investasi, atau menghindari fluktuasi berlebih di produk reksa dana tertentu. Seperti transaksi penjualan, investor harus menentukan jumlah unit yang akan dialihkan, untuk selanjutkan dibelikan unit penyertaan di reksa dana tujuan. Misalkan investor ingin mengalihkan 1000 unit penyertaan di reksa dana pasar uang, untuk dialihkan ke reksa dana pendapatan tetap. Maka 1000 unit penyertaan akan dikalikan dengan NAB reksa dana pasar uang dan jumlahnya dibagi dengan NAB unit penyertaan reksa dana pendapatan tetap pada saat transaksi dilakukan. Seluruh transaksi terjadi pada hari yang sama.

Inilah jenis transaksi yang bisa dilakukan saat investor berinvestasi di reksa dana. Saat ini transaksi reksa dana bisa dilakukan dengan sangat mudah, tanpa perlu datang ke kantor atau menghubungi customer service. Investor bisa melakukan itu semua secara online melalui platform yang sudah disediakan. Jadi tak perlu ragu lagi untuk mulai investasi di reksa dana, likuiditasnya terjamin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

Lihat semua
Confirm