Skip to main content
Back

Menjelang rilis data inflasi Amerika Serikat

10 Januari, 2024

 

Global

Pasar saham Amerika Serikat ditutup bervariasi dibayangi oleh kekhawatiran pelaku pasar terhadap risiko inflasi dan masih kuatnya perekonomian yang dapat mengurangi prospek penurunan suku bunga Federal Reserve. S&P 500 turun 0.15% dan Nasdaq naik 0.17%. Pasar terfokus pada laporan inflasi pada hari Kamis untuk mengetahui apakah The Fed dapat menurunkan suku bunga sebelum pertengahan tahun. Selain itu musim pelaporan keuangan akan dimulai pada hari Jumat yang dapat memberikan gambaran mengenai kinerja perusahaan AS di tengah kondisi perekonomian yang penuh dengan tantangan. Di bulan Desember optimisme bisnis skala kecil meningkat ke level tertinggi dalam lima bulan, mencerminkan berkurangnya pesimisme terhadap penjualan, tren pendapatan dan ekspektasi ekonomi. Imbal hasil UST 10 tahun turun menjadi 4.01%.       
     

Asia

Pasar saham Asia menguat di tengah komentar yang mendukung pemangkasan suku bunga dari para pembuat kebijakan di AS dan China. MSCI Asia Pacific naik 0.09%. Gubernur Federal Reserve Michelle Bowman mengatakan bahwa inflasi bisa turun menuju target The Fed 2% jika suku bunga dipertahankan pada level saat ini dan menawarkan dukungannya untuk menurunkan suku bunga. Bank sentral China memberi isyarat siap untuk menjaga kebijakan tetap longgar dengan menurunkan jumlah uang yang harus disimpan oleh bank sebagai cadangan. 
 

Indonesia

Indeks Keyakinan Konsumen (Dec) naik menjadi 123.8 dari bulan sebelumnya 123.6. IDX 80 melemah di hari kedua sebesar 0.89% dan BINDO melemah tipis 0.06%. Investor asing di pasar saham membukukan pembelian bersih senilai IDR304.19 miliar. Imbal hasil obligasi pemerintah IDR tenor 10 tahun naik menjadi 6.72%.

 



Unduh Dokumen



10 Januari, 2024

 

Global

Pasar saham Amerika Serikat ditutup bervariasi dibayangi oleh kekhawatiran pelaku pasar terhadap risiko inflasi dan masih kuatnya perekonomian yang dapat mengurangi prospek penurunan suku bunga Federal Reserve. S&P 500 turun 0.15% dan Nasdaq naik 0.17%. Pasar terfokus pada laporan inflasi pada hari Kamis untuk mengetahui apakah The Fed dapat menurunkan suku bunga sebelum pertengahan tahun. Selain itu musim pelaporan keuangan akan dimulai pada hari Jumat yang dapat memberikan gambaran mengenai kinerja perusahaan AS di tengah kondisi perekonomian yang penuh dengan tantangan. Di bulan Desember optimisme bisnis skala kecil meningkat ke level tertinggi dalam lima bulan, mencerminkan berkurangnya pesimisme terhadap penjualan, tren pendapatan dan ekspektasi ekonomi. Imbal hasil UST 10 tahun turun menjadi 4.01%.       
     

Asia

Pasar saham Asia menguat di tengah komentar yang mendukung pemangkasan suku bunga dari para pembuat kebijakan di AS dan China. MSCI Asia Pacific naik 0.09%. Gubernur Federal Reserve Michelle Bowman mengatakan bahwa inflasi bisa turun menuju target The Fed 2% jika suku bunga dipertahankan pada level saat ini dan menawarkan dukungannya untuk menurunkan suku bunga. Bank sentral China memberi isyarat siap untuk menjaga kebijakan tetap longgar dengan menurunkan jumlah uang yang harus disimpan oleh bank sebagai cadangan. 
 

Indonesia

Indeks Keyakinan Konsumen (Dec) naik menjadi 123.8 dari bulan sebelumnya 123.6. IDX 80 melemah di hari kedua sebesar 0.89% dan BINDO melemah tipis 0.06%. Investor asing di pasar saham membukukan pembelian bersih senilai IDR304.19 miliar. Imbal hasil obligasi pemerintah IDR tenor 10 tahun naik menjadi 6.72%.

 



Unduh Dokumen



  • Investment note: Tensi geopolitik Timur Tengah terkini

    Baca selengkapnya
  • IDB: Eskalasi konflik geopolitik & data ekonomi AS yang kuat membayangi pasar finansial global

    Investment Daily Bread

    Baca selengkapnya
  • IDB: Kekhawatiran suku bunga & konflik geopolitik membayangi pasar saham global

    Investment Daily Bread

    Baca selengkapnya
Lihat semua
Confirm