Reksa dana pendapatan tetap:
Reksa dana dengan kombinasi obligasi korporasi pilihan dan obligasi pemerintah untuk potensi pertumbuhan dan volatilitas yang terjaga.
MOU memiliki fleksibilitas untuk berinvestasi pada obligasi korporasi berdurasi pendek, dengan sekitar 65% portofolio ditempatkan pada obligasi berjatuh tempo kurang dari lima tahun. Strategi ini berpotensi menjadi pendorong kinerja karena obligasi korporasi umumnya menawarkan tingkat imbal hasil yang lebih tinggi dibandingkan obligasi pemerintah. Untuk menjaga kualitas investasi, obligasi korporasi yang dipilih memiliki peringkat kredit eksternal minimal A hingga AAA dari Pefindo.
Di tengah tingkat imbal hasil obligasi Indonesia yang masih menarik dibandingkan rata-rata historis maupun negara-negara kawasan, MOU berada pada posisi yang baik untuk memanfaatkan peluang di pasar obligasi. Fokus pada obligasi korporasi berkualitas dengan durasi pendek membantu menjaga sensitivitas portofolio terhadap perubahan suku bunga, sekaligus memberikan potensi pendapatan yang kompetitif. Selain itu, membaiknya sentimen pasar dan mulai kembalinya arus dana asing ke pasar obligasi Indonesia memberikan dukungan tambahan bagi kelas aset pendapatan tetap. Dengan pendekatan ini, MOU menawarkan keseimbangan antara potensi imbal hasil, kualitas kredit, dan stabilitas portofolio.
Alokasi investasi (%)
Targeted return
MOU memiliki alokasi investasi minimal sekitar 40% pada obligasi pemerintah Indonesia yang berperan sebagai penopang stabilitas portofolio, dipadukan dengan obligasi korporasi berkualitas untuk mengoptimalkan potensi imbal hasil. Kombinasi ini membantu menciptakan profil investasi yang lebih seimbang dengan tingkat fluktuasi yang relatif lebih terjaga dibandingkan portofolio yang berfokus pada obligasi korporasi semata.
Sejalan dengan tolok ukur yang menargetkan imbal hasil sebesar rata-rata bunga deposito 3 bulan ditambah 2% (net setelah pajak), MOU berupaya menghasilkan kinerja yang kompetitif di berbagai siklus pasar. Fokus investasi pada obligasi berdurasi pendek, didukung pengelolaan portofolio secara aktif, memungkinkan reksa dana beradaptasi terhadap perubahan kondisi pasar sekaligus menjaga keseimbangan antara potensi kinerja dan pengelolaan risiko.
Dalam kondisi pasar saat ini, ketika tingkat imbal hasil obligasi Indonesia masih berada pada level yang menarik dan suku bunga cenderung stabil, strategi tersebut memberikan peluang untuk memperoleh potensi pendapatan yang kompetitif sekaligus menjaga sensitivitas portofolio terhadap perubahan suku bunga agar tetap terkendali.
Kinerja 3 tahun berjalan MOU vs suku bunga deposito 3 bulan (%)
Fitur PHI dari reksa dana ini, memungkinkan para investor memenuhi dua tujuan sekaligus: memaksimalkan potensi pertumbuhan investasi jangka panjang dan tetap mampu memenuhi kebutuhan yang harus segera dipenuhi tanpa perlu mencairkan unit reksa dana. Distribusi dan besaran PHI ditetapkan di awal untuk periode 6 bulan ke depan (Januari & Juli), menjadi kelebihan yang unik bagi investor yang mengutamakan kepastian arus kas berkala, namun tetap mengharapkan kinerja investasi yang optimal. Anda pun dapat memaksimalkan potensi pertumbuhan investasi Reksa Dana MOU dengan memilih untuk melakukan reinvestasi atas PHI.
Besaran PHI bulan Januari – Juni ditentukan dan diinformasikan di bulan Januari.

Besaran PHI bulan Juli – Desember ditentukan dan diinformasikan di bulan Juli.

Potensi obligasi unggulan dengan fleksibilitas lebih tinggi
MOU cocok bagi investor yang memiliki tujuan keuangan jangka menengah sekitar 5-7 tahun dan menginginkan keseimbangan antara potensi pertumbuhan investasi, stabilitas portofolio, serta kemudahan akses terhadap dana. Berbeda dengan investasi obligasi secara langsung yang umumnya memiliki likuiditas terbatas dan ukuran investasi minimum yang lebih besar, reksa dana ini dapat dicairkan setiap hari bursa dengan proses pencairan sekitar 2-3 hari kerja. Selain itu, investor juga dapat menikmati efisiensi karena tidak terdapat pemotongan pajak atas hasil investasi pada tingkat reksa dana.